WNA Muncul di Pasar Debowae, Sontak Menuai Sorotan Warga! Warga Khawatir Mereka kerja di Tambang
Pulau Buru, Radartipikor.com — Kehadiran tiga warga negara asing (WNA) yang terlihat beraktivitas di pasar tradisional Desa Debowae, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, sontak menjadi perbincangan hangat dan menuai sorotan warga sekitar. Peristiwa itu disebut terjadi tiga hari sebelumnya.
Kehadiran para WNA tersebut terlihat menarik perhatian warga karena mereka mondar-mandir di area pasar, berinteraksi, hingga melakukan transaksi kebutuhan dapur seperti sayur-mayur dan keperluan lainnya. Pasar Debowae sendiri merupakan pusat ekonomi warga Debowae dan sekitarnya.
Penampilan, dan gaya bicara, ketiga WNA itu dinilai berbeda dengan warga lokal, sehingga langsung mencuri perhatian siapa saja yang melihatnya.
“Beta kaget, saya di pasar Debowae pada Selasa (26/5/2026) sekira pukul 8 pagi, tiba-tiba ada 3 WNA berdiri di depan. Mereka bicara bahasa dengan dialek Cina, masih ada disini,” ungkap salah seorang warga kepada Radartipikor.com yang enggan disebutkan identitasnya.
Kehadiran mereka memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Sebagian warga mengaku heran dan mempertanyakan siapa mereka, dari mana asalnya, serta apa tujuan sebenarnya datang ke Pasar Debowae.
“Ada yang bilang mereka cuma wisata. Tapi kami khawatir jangan-jangan mereka mau ambil peluang kerja di tambang,” ujar warga lainnya dengan nada waswas. Kekhawatiran itu muncul karena sebelumnya pernah terjadi pula puluhan WNA yang bekerja di PT HAM di Jalur Dusun Wamsaid, Desa Dava.
Terkait keberadaan WNA tersebut, intelijen Kejaksaan Negeri Buru dikabarkan akan menyampaikan hal itu kepada rekan-rekan lainnya untuk melakukan monitoring terkait persoalan dimaksud.
“Setelah kegiatan Idul Adha selesai, kami akan melakukan pendalaman mengenai WNA tentang keberadaannya lebih lanjut,” ujarnya.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kantor imigrasi mengenai identitas, status keimigrasian, maupun tujuan kedatangan ketiga WNA tersebut ke Pasar Debowae. Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan isu atau keresahan yang lebih besar di tengah masyarakat.
Saat ini, keberadaan ketiga WNA tersebut masih menjadi tanda tanya dan terus dipantau oleh warga sekitar.
(Rin)

