HukrimManggarai baratNtt

Korban Penganiayaan di Batu Cermin: Istri Korban Tegaskan Tak Akan Berdamai

Radartipikor.com, Manggarai Barat — Radar Tipikor kembali menemui keluarga korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku berinisial MT alias “mata satu”. Pertemuan berlangsung di kediaman korban di Losbaba, Desa Batu Cermin, pada Jumat malam, 5 Desember 2025, sekitar pukul 21.00 WITA.

Menurut keterangan istri korban, JM, kondisi suaminya memburuk setelah kejadian. “Habis magrib hampir 2 jam tidak sadar akibat panas dingin dan kurang darah sehingga tidak sadar,” kata JM ketika menjelaskan kondisi suaminya kepada Radar Tipikor.

JM mengungkapkan kekecewaan keluarga terhadap sikap pihak keluarga terduga pelaku yang menurutnya tidak menunjukkan inisiatif baik untuk membantu atau menengahi pasca-insiden. “Saya sangat kecewa dengan sikap keluarga terduga pelaku, tidak ada inisiatif baiknya terhadap suaminya saya,” ujar JM.

Menanggapi kemungkinan penyelesaian secara kekeluargaan, JM menegaskan tidak ada opsi damai mengingat kondisi suaminya yang dinilai parah. “Tidak ada jalan keluar untuk duduk secara kekeluargaan ataupun kata damai dengan terduga pelaku, karena kondisi suami saya parah,” tegas JM. Ia menambahkan keputusan keluarga korban tegas menolak perdamaian: “Saya selaku istrinya dan keluarga korban tidak ada kata damai dengan cara apapun terhadap MT alias ‘mata satu’,” ujar JM di hadapan wartawan Radar Tipikor saat wawancara.

Kronologi singkat sebelumnya dari keterangan korban SP alias Jerry menyebutkan bahwa peristiwa bermula ketika terduga pelaku diduga lebih dulu menghajar NS alias Uba. SP mengaku datang untuk melerai sehingga kemudian menjadi korban penganiayaan. Peristiwa itu terjadi pada Rabu pagi, 3 Desember 2025, sekitar pukul 05.00 WITA di kompleks SMIP, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.

Korban pertama, SP alias Jerry (38), beralamat di Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo. Korban kedua, NS alias Uba (45), berdomisili di Losbaba, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Sebelumnya masyarakat setempat juga dibuat prihatin karena insiden kekerasan yang menimpa seorang perempuan berinisial MS di Cowa Ndereng.

BACA JUGA  Tertangkap Saat Beraksi, Pencuri Sarang Burung Walet Bonyok Digebukin Warga, 1 Diantaranya Wanita

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan dan apakah telah dilakukan penahanan terhadap terduga pelaku. Radar Tipikor akan terus memantau perkembangan kasus dan menyajikan update apabila terdapat keterangan resmi dari kepolisian atau pihak terkait.

(Fjy)