Kabupaten BuruMalukuManggarai Barat

Arifin Latbual Kembali Pimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buru, Targetkan Perolehan Fraksi

Namlea, Radartipikor.com — Arifin Latbual, SH, kembali terpilih memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Buru untuk masa bakti lima tahun ke depan. Pemilihan tersebut berlangsung dalam Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-6 PDI Perjuangan Tahun 2025 yang digelar di Hotel GS, Kota Namlea, pada Kamis malam, 4 Desember 2025.

Dalam sambutannya usai konferensi, Latbual menegaskan prioritas kerja partai selama periode mendatang: memperkuat konsolidasi internal dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting dan anak ranting, serta menegakkan pelaksanaan program partai yang berpihak pada rakyat sampai tingkat desa.

“Kami akan benahi dan perkuat konsolidasi internal baik di tingkat DPC, PAC, kemudian ranting dan anak ranting — dan itu semua sudah dirampungkan,” kata Latbual.

Latbual menyampaikan bahwa Konfercab Ke-6, yang mengusung tema “Kedaulatan Maritim Maluku dalam Politik Kerakyatan Menuju Keadilan Sosial”, menjadi ruang strategis untuk memperkuat barisan dan mempertajam arah perjuangan politik PDI Perjuangan di Kabupaten Buru — yang dikenal dengan sebutan Bumi Bupolo.

Menyinggung target politik jangka menengah, Latbual menegaskan ambisi partainya untuk meraih kursi-fraksi pada pemilu mendatang. Menurut Latbual, kemenangan demokrasi harus berasal dari dukungan rakyat.

“Kita harus mendapatkan dukungan arus bawah,” ujar Arifin Latbual.

Evaluasi atas pemilu 2024 menjadi landasan perbaikan. Latbual mengakui adanya dinamika politik yang berdampak pada daftar calon tetap sehingga PDI Perjuangan belum mampu memperoleh kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, meskipun berhasil meraih kursi di Dapil Buru II dan Dapil Buru III melalui Andriono Latbual dan Net Leslessy.

“Pengalaman itu membuat kita harus lebih mengonsolidasikan basis massa dan menyiapkan figur-figur yang memiliki nilai jual di masyarakat — figur yang memiliki latar ketokohan dan dapat diterima di tingkat desa maupun kabupaten. Peluang itu cukup banyak,” ujar Latbual.

BACA JUGA  Bupati Buru Harap Musda Golkar Lahirkan Kepemimpinan Kuat yang Berorientasi pada Rakyat

Strategi partai, lanjutnya, akan fokus mencari dan membina figur-figur yang memiliki popularitas dan kapasitas elektoral. Menurut Latbual, calon yang dicari bukan hanya yang populer, tetapi juga yang memahami program partai dan selaras dengan dinamika internal yang ada.

“Kami juga akan mencoba membawa peran partai ke arah yang terbaik sehingga figur-figur yang memiliki elektoral dan pengaruh di semua dapil — terkhususnya di dapil kota, yang menjadi pekerjaan rumah hari ini — dapat menghadirkan kursi pada Pemilu 2029 nanti,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buru itu dengan optimis.

Latbual menambahkan bahwa persiapan politik tidak bisa ditunda menunggu jauh hari. Ia mengingatkan adanya pembahasan ketentuan pemilu di tingkat nasional yang diperkirakan akan dibahas lebih lanjut pada 2026, dengan tahapan pemilu yang mulai berjalan pada 2027. Oleh karena itu, pergerakan partai harus dimulai sekarang, tidak menunggu 2029 atau 2031.

“Pasca kongres, koperda, dan konfercab hari ini, arah partai sudah harus kita jalankan, walaupun dulu secara internal. Tentunya kita punya sasaran bersama rakyat, dan hal itu bisa dilihat oleh berbagai figur publik di daerah,” ujar Latbual.

Lebih jauh Latbual menegaskan karakter PDI Perjuangan sebagai partai rakyat — “partai wong cilik” — yang menurutnya merupakan suara akar rumput seperti yang sering disampaikan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Karena itu, partai akan terus mendekatkan program kepada masyarakat dan membuka ruang bagi tokoh-tokoh yang memiliki niat pengabdian dan komitmen kerja untuk rakyat.

Konferensi Cabang Ke-6 PDI Perjuangan Kabupaten Buru dan Buru Selatan itu dihadiri oleh unsur partai dari berbagai tingkatan dan menjadi titik awal bagi konsolidasi yang ditargetkan membawa partai meraih hasil maksimal pada pemilu mendatang.

BACA JUGA  Dana Hibah Rp4,3 Miliar di Kota Ambon Diduga Macet, Syarif Kelirey

Liputan: TH.