APMKT Tegaskan Masyarakat Kaltim Jangan Mudah Termakan Isu Hoaks di Medsos
SAMARINDA, radartipikor.com – Koordinator Aksi Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APMKT), Erli Sopiansyah, menegaskan bahwa aksi 215 Mei 2026 kemarin tidak didalangi atau ditunggangi oleh pihak mana pun, baik elit politik maupun tokoh masyarakat. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu-isu murahan yang berkembang di Kalimantan Timur.
“Aksi aliansi ini murni dari pergerakan masyarakat Kalimantan Timur itu sendiri,” tegas Erli.
Perwakilan APMKT juga mengklarifikasi bahwa isu-isu yang berkembang di media sosial pasca Aksi 215 adalah isu murahan atau hoaks. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Mengenai foto-foto yang beredar di media sosial, APMKT menjelaskan bahwa foto tersebut adalah foto lama dari tahun sebelumnya. Pencatutan nama pejabat tertentu dalam foto tersebut dinilai sebagai bentuk spontanitas dari peserta aksi saat itu, bukan bagian dari agenda resmi aliansi.
Sekretaris Jenderal APMKT, Sapta Guspiani, menambahkan agar masyarakat Kalimantan Timur tidak mudah percaya dengan isu hoaks yang beredar. Ia menegaskan bahwa perjuangan ini murni demi masyarakat dan masa depan Kalimantan Timur.
“Jangan mudah percaya dengan isu yang ada di media sosial,” ujar Sapta.
APMKT akan tetap fokus mengawal data dan surat yang telah mereka serahkan ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Aliansi berencana mendatangi kembali pihak Kejaksaan Tinggi untuk menanyakan sejauh mana proses hukum dari data tersebut berjalan.
“Kami akan fokus mengawal surat yang sudah kami serahkan di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur,” tegas Erli.
Dengan klarifikasi ini, APMKT berharap masyarakat tidak terpecah belah oleh isu-isu hoaks dan tetap mendukung perjuangan konstitusional yang sedang berjalan.
(Redaksi)

