SEMMI Maluku Tegas Mengutuk Keras Oknum Penyebar Flayer Tak Bertanggung Terkesan Provokasi
Ambon, Radartipikor.com – Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia ( SEMMI) Provinsi Maluku dengan tegas mengutuk keras oknum oknum tidak bertanggungjawab penyebaran flayer yang terkesan mengandung pesan-pesan provokatif yang di Viral di sejumlah Group WhatsApp di Kota Ambon.
Seperti yang disebutkan dalam salah
satu Flayer yang tertulis,” Pak Gubernur kalau memang benar benar
benci Katong secara pribadi silakan, itu pa punya hak, tapi jangan kunci Katong punya organisasi Islam punya
ruang gerak, dan dalam kondisi ramadhan ini seakan -akan tidak ada keprihatinan khusus dari pemerintah provinsi terhadap Katong orang Islam, Katong bukan teroris pak gubernur.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Serikat
Mahasiswa Muslim Indonesia Maluku, Risman Wahab Solissa kepada media Radartipikor.com pada Rabu ( 11 /03 ).
Ia pun dengan tegas mengutuk keras tindakan provokasi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atas penyebaran flayer yang terkesani mengaduh domba.
Oleh sebab itu, Kami meminta kepada pihak berwajib, khususnya Polda Maluku, untuk segera menangkap dan memproses hukum pelaku penyebar flyer provokasi yang dapat memecah belah umat beragama di Maluku,” tegas
Solissa.
” Kami percaya bahwa tindakan ini tidak hanya merusak kerukunan umat
beragama, tetapi juga dapat membahayakan keamanan dan ketertiban masyarakat apalagi bersamaan dengan momentum bulan suci Ramadhan”
” Kami juga meminta kepada semua pihak untuk tidak terprovokasi dengan
flayer panas yang menuding gubernur Maluku seakan – akan membenci umat muslim di Maluku dengan asumsi
menahan seluruh proposal Ramadhan dan juga proposal mesjid”.
Menurut Solissa semua itu adalah hoax karena selama ini kebijakan yang di lakukan gubernur Maluku Hendrik lewerissa tidak pernah mengkerdilkan masyarakat Maluku maupun umat Islam secara khusus di Maluku,” ujar ketua SEMMI Maluku.
Selain itu, kami juga menilai seorang sosok Hendrik lewerissa adalah pemimpin gubernur Maluku yang menjunjung tinggi nilai-nilai umat beragama dan adat dan budaya Katong orang Maluku.
” Kami berharap seluruh masyarakat Maluku agar tidak muda percaya pada flayer dan narasi seakan akan gubernur Maluku hanya miliki agama tertentu.
Kata Solissa.
Ketua SEMMI Maluku mengajak agar
semua emen mari menjaga kerukunan dan keharmonisan umat beragama di Maluku, dan selalu mengedepankan kritikan yang logis dan tidak mengandung isu sarah dan lainnya.
Mengakhiri pernyataannya, Solissa Sekali lagi menegaskan kami sampaikan, “STOP PROVOKASI! JAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI MALUKU! Di bulan suci Ramadhan ini
Kami dari serikat mahasiswa muslim Indonesia meminta kepada Polda Maluku dalam 2x 24 jam pelaku penyebaran flayer dan opini terhadap gubernur Maluku seakan akan anti Islam segera di tangkap,” ucap Ketua SEMMI Provinsi Maluku, Risman Wahab Solissa dengan tegas.
( RH ).

