AmbonMahasiswa AmbonMalukuPemerintahan

Sarana Infrastruktur Memprihatinkan, GMNI Buru Desak Pembangunan Desa Waetosi Diperhatikan

NAMLEA, radartipikor.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bidang Kaderisasi Cabang Buru, Maluku, mendesak Pemerintah Daerah dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Buru untuk segera memberikan perhatian serius terhadap kerusakan infrastruktur di Desa Persiapan Waetosi, Kecamatan Teluk Kaiely. Kondisi jembatan dan jalan di desa tersebut dinilai benar-benar memprihatinkan.

Demikian disampaikan oleh Jamal Nukuhehe, Kabid Kaderisasi GMNI Cabang Buru, kepada Radartipikor.com pada Kamis malam (14/5/2026)

Nukuhehe menjelaskan bahwa sarana infrastruktur, baik jembatan maupun jalan masuk menuju desa, hingga jalan di dalam desa kini mengalami kerusakan parah sehingga aktivitas warga menjadi lumpuh total.

“Pasca banjir akibat intensitas curah hujan yang begitu deras melanda Desa Waetosi, baik jembatan maupun jalan menuju Waetosi mengalami kerusakan parah yang tampak di mana-mana,” ujarnya.

Belum lagi, kata Nukuhehe, kerusakan ruas jalan juga terjadi di dalam desa. Jalannya berkubang di mana-mana. “Di mana pemerintah desanya?” tanyanya.

Nukuhehe menegaskan bahwa masyarakat Waetosi juga merupakan bagian sah dari Kabupaten Buru yang memiliki hak sama untuk menikmati pembangunan dan pelayanan pemerintah, khususnya infrastruktur dasar yang layak.

“Kami berharap kepada Bupati Buru dan seluruh anggota DPRD, terkhususnya 9 anggota DPRD yang mewakili dapil dua Buru, bahwa masyarakat Waetosi juga membutuhkan jalan dan jembatan yang memadai,” pintanya.

Dirinya mengingatkan agar Desa Waetosi tidak terus tertinggal dan terabaikan. Ia menegaskan bahwa slogan pembangunan daerah “Buru Berseri” harus diwujudkan secara nyata, merata, dan dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk warga di desa-desa yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

“Bagaimana mungkin Kabupaten Buru disebut Berseri jika masih banyak desa dan kampung yang belum merasakan pembangunan, terutama Desa Waetosi? Kami tidak ingin desa kami dianaktirikan,” tegasnya.

BACA JUGA  Aktivitas di Jalur B Gunung Botak, Dirut PT HAM Klaim Miliki Izin Prinsip, Izinnya Diragukan

DPC GMNI Buru berharap Pemerintah Kabupaten Buru dapat melihat kondisi Waetosi secara objektif dan menjadikan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut sebagai prioritas. Kehadiran jalan dan jembatan yang layak dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, serta membuka akses pendidikan dan kesehatan.

Melalui pernyataan ini, DPC GMNI Buru menyerukan kepada pemerintah daerah dan DPRD agar memastikan semangat “Buru Berseri” benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk warga Desa Persiapan Waetosi.

(Rin)