Satgas TMMD Kejar Pembangunan Tandon Air untuk Warga Watuliney
MITRA, radartipikor.com – Semangat pengabdian tanpa batas terus ditunjukkan oleh Personel Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1302/Minahasa. Pada Jumat 15/05/2026, para prajurit terpantau tengah memacu pengerjaan pengecoran tiang dudukan tandon air yang berlokasi di Desa Watuliney Jaga Empat, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara.
Fokus utama pengerjaan hari ini menyasar pada pengecoran tiang dudukan tandon air. Tiang ini merupakan komponen krusial yang akan menjadi penopang utama tangki penampungan dari fasilitas sumur bor yang sedang disiapkan untuk masyarakat setempat.
Di bawah terik matahari, personel Satgas tampak bahu-membahu bersama warga setempat dalam menyelesaikan proses pengecoran. Tidak ada sekat antara prajurit dan rakyat; mereka berbagi tugas mulai dari mencampur material hingga memastikan presisi tiang penyangga yang akan menopang beban tandon air berkapasitas besar.
Keakraban dan semangat kebersamaan terpancar jelas di lokasi pengerjaan. Tidak hanya sekadar membangun fisik, kehadiran TNI di tengah-tengah warga juga memperkuat ikatan emosional dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Meski bekerja dengan ritme yang cepat, Satgas TMMD tetap mengutamakan kualitas bangunan. Pengawasan ketat dilakukan pada setiap campuran material agar konstruksi tiang memiliki daya tahan yang tinggi.
Pembangunan fasilitas air bersih ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi taraf hidup warga Desa Watuliney. Masalah akses air bersih yang selama ini menjadi tantangan, diharapkan segera teratasi melalui program ini.
• Aksesibilitas: Mempermudah warga mendapatkan air bersih secara langsung.
• Kesehatan: Mendukung pola hidup bersih dan sehat melalui sanitasi yang lebih baik.
• Kesejahteraan: Wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan.
Program TMMD ke-128 Kodim 1302/Minahasa membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan kerja nyata yang menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat.
(Masyar)

