Bupati BuruKabupaten BuruMalukuNamlea

Penuh Haru, 13 Jemaah Haji Buru 1447 H Disambut Wakil Bupati di Pelabuhan Namlea

NAMLEA, RADARTIPIKOR.COM – 22 Juni 2026 Pemerintah Kabupaten Buru secara resmi menyambut kepulangan 13 jemaah haji musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Pelabuhan Namlea dan Masjid Agung Al-Buruuj saat para jemaah tiba dalam keadaan sehat walafiat di tanah kelahiran mereka.

Penyambutan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buru, Sudarmo, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru. Kedatangan para jemaah diiringi lantunan musik tradisional Hadrat yang syahdu, menciptakan suasana spiritual yang kental sekaligus menampilkan kekayaan budaya masyarakat setempat.

Momen yang paling menyentuh hati terjadi saat Wakil Bupati Sudarmo memberikan pelukan hangat kepada setiap jemaah haji yang baru saja tiba. Pelukan itu bukan sekadar seremonial, melainkan ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan atas selamatnya warga yang telah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

“Kepulangan para jemaah dalam keadaan sehat adalah berkah yang luar biasa bagi daerah kita. Pelukan ini adalah bentuk rasa haru sekaligus penghormatan atas perjuangan spiritual yang telah mereka lalui,” ujar Sudarmo.

Lebih dari sekadar ibadah perorangan, keberangkatan dan kepulangan jemaah haji dinilai memiliki makna sosial yang luas. Predikat jemaah haji diharapkan berubah menjadi modal sosial yang kuat bagi pembangunan daerah, dengan tiga pilar utama yang diharapkan terwujud:

– Pilar Keagamaan-menjadi penggerak peningkatan kualitas keagamaan di lingkungan sekitar;

– Pilar Persaudaraa- mempererat ukhuwah dan meredam potensi konflik antarkomunitas;

– Pilar Kepedulian Sosial- meningkatkan kepedulian terhadap kaum yang membutuhkan dan aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

Pemerintah daerah berharap ke-13 jemaah haji ini dapat menjadi teladan yang hidup di tengah masyarakat, membawa energi positif bagi terciptanya kehidupan sosial yang lebih harmonis dan beradab di Kabupaten Buru.

BACA JUGA  Bantahan Tegas Koordinator LAM Maluku: Hilangkan Nyawa Tak Bisa Dimaklumi Meski Atas Perintah Atasan

Kelancaran proses kepulangan ini juga menunjukkan keberhasilan kerja sama yang erat antara Pemerintah Kabupaten Buru dan Kementerian Agama, mulai dari persiapan pemberangkatan hingga penjemputan kembali. Seluruh rangkaian pelayanan berjalan tertib dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Acara penyambutan ditutup dengan doa bersama yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Buruuj sebagai ungkapan rasa syukur seluruh masyarakat. Selamat kembali ke tanah air, semoga menjadi jemaah haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi Bumi Bupolo.

(Red)