Gunung BotakMalukuTNIViral

Gunakan Pesawat TNI AL CN-235 MPA, Pangdam XV/Pattimura Dampingi Kasum TNI Dan Satgas PKH Ke Lokasi Sebaran Tanbang emas Gunung Botak

Ambon, Radartipikor.com – Kawasan tambangan emas ilegal gunung botak selalu menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah. Hal tersebut dibuktikan dengan Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli H Tumpunolon dan rombongan melaksanakan peninjauan ke lokasi sebaran tambang emas gunung botak Pulau Buru dari udara.

Dalam peninjauan tersebut, Pangdam XV/Pattimura Maluku, Mayjen TNI Dede Triwinarto nampak mendampingi Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli H Tumpubolon dan rombongan tim satgas PKH melaksanakan Pemantauan udara di lokasi sebaran gunung botak menggunakan pesawat TNI AL jenis CN-235 Maritime Patrol Aircraft dari Bandara Pattimura Ambon,
guna melihat langsung kondisi aktivitas penambangan ilegal yang selama ini menjadi perhatian pusat dan Daerah

IMG 20260416 WA0002
Gambar : Sebaran Tambang emas ilegal gunung botak, Pulau Buru dari Udara.

Kegiatan tersebut, turut di ikuti Gubernur Maluku bersama Forkopimda termasuk kepala kejaksaan tinggi, Kabinda serta jajaran TNI di wilayah Maluku.

Berdasarkan informasi yang di terima Radartipikor.com, menyebutkan bahwa dari pemantauan udara, tim memperoleh gambaran menyeluruh terkait sebaran aktivitas penambangan ilegal, kondisi geografis, serta potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari kawasan Gunung Botak.

Selain itu, Peninjauan tersebut penting untuk melihat kondisi riil di lapangan, sehingga langkah penanganan yang diambil dapat tepat sasaran.

Mengenai Penanganan tambang ilegal
tidak hanya mengedepankan aspek penegakan hukum, tetapi juga memerlukan pendekatan komprehensif yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Satgas PKH dalam mendukung penertiban kawasan hutan serta penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal di wilayah Maluku.

Usai peninjauan, rombongan direncanakan melaksanakan rapat terbatas di kantor Gubernur Maluku guna membahas langkah lanjutan penanganan kawasan gunung botak.
(Rin).

BACA JUGA  Garda NKRI Kota Ambon Desak Kejati dan Polda Maluku Tetapkan Sekda SBB Sebagai Tersangka Kasus SPPD Fiktif Rp16,34 Miliar