Bulog dan Pemda Mabar Launching Bantuan Pangan: 20 Kg Beras & 4 Liter Minyak Goreng per KK
LABUAN BAJO, radartipikor.com – Perum Bulog Cabang Labuan Bajo bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) meluncurkan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk periode Februari–Maret 2026. Launching berlangsung di halaman Kantor Bulog Manggarai Barat pada Selasa (7/4/2026) pukul 09.20 Wita.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait, antara lain Kepala Perum Bulog Cabang Labuan Bajo, Karyudi; Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mabar, Fatinci Reynilda, SP.; Pasilog Kodim 1630/Mabar, Kapten Inf Daniel Boimau; Kabag SDM Polres Mabar, AKP M. Yakub; Kasi Perdata dan Tata Usaha Kejari Mabar, M. Azus Ma’ruf; Paur Verifikasi Akun Lanal Labuan Bajo, Letda Laut (S) Frengky Taiboko, S.E.; Sekretaris Camat Komodo, Fidelis Elvis; Babinsa Desa Batu Cermin, Serma Adhar; serta perwakilan PT. Korp/OS, Richa Elvira dan Raflina Teko.
Rangkaian Acara Launching
Adapun susunan acara dalam launching tersebut meliputi:
1. Sambutan Kepala Perum Bulog Cabang Labuan Bajo
2. Sambutan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mabar sekaligus pembukaan acara secara resmi
3. Pengecekan bantuan pangan beras dan minyak goreng di gudang Bulog Labuan Bajo
4. Pelepasan armada penyaluran bantuan pangan periode Februari–Maret 2026
5. Sesi foto bersama
6. Coffee break
Rincian Bantuan dan Pola Distribusi
Bantuan yang disalurkan kepada setiap keluarga penerima manfaat (KK) meliputi:
· Beras 10 kg per bulan (total 20 kg untuk periode Februari–Maret)
· Minyak goreng 2 liter per bulan (total 4 liter untuk periode yang sama)
Komoditas beras yang disalurkan merupakan beras medium lokal hasil pengadaan tahun 2025.
Mekanisme penyaluran bantuan kali ini memiliki tambahan persyaratan, yaitu penerima wajib membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK).
Untuk tahap awal, pola distribusi difokuskan pada lima kecamatan, yaitu:
· Kecamatan Komodo
· Kecamatan Boleng
· Kecamatan Lembor
· Kecamatan Mbeliling
· Kecamatan Pacar
Pelepasan armada penyaluran dilakukan secara simbolis oleh pimpinan instansi terkait sebagai tanda dimulainya distribusi bantuan kepada masyarakat yang berhak.
(Redaksi)

