AdatLabuan bajoManggarai baratNttRagamSosial

Bakti Pembersihan Lahan Persiapan Pembangunan Gereja di Kampung Merot Dijaga Semangat Toleransi

Labuan Bajo, Radartipikor.com — Dalam rangka kegiatan bakti pembersihan lahan untuk persiapan pembangunan gereja di Kampung Merot, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (29/5/2026), warga bersama tokoh adat setempat bergotong royong membersihkan lokasi yang akan digunakan sebagai rumah ibadah umat Katolik.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan umat Katolik untuk memiliki rumah ibadah di Kampung Merot, Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng. Pembersihan lahan itu dipimpin langsung oleh Bona Vantura Abun selaku pemangku ulayat Mbehal sekaligus tua golo Tebedo/Lekaturi.

Bona mengatakan, sejumlah anak kampung juga turut hadir dan ambil bagian dalam kegiatan pembersihan lahan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap rencana pembangunan gereja di wilayah itu.

“Namun ada beberapa anak kampung lainnya juga yang turut hadir ikut pembersihan lahan tersebut, ini lah kebersamaan kami untuk membangun gereja,” ujar Bona di hadapan Radartipikor.

Ia menjelaskan, lahan yang dibersihkan tersebut telah disepakati bersama sebagai lokasi persiapan pembangunan gereja bagi masyarakat Merot di sekitar Desa Tanjung Boleng. Bona menegaskan bahwa kesepakatan itu merupakan bentuk kebersamaan dan komitmen warga dalam mendukung rumah ibadah umat Katolik.IMG 20260530 WA0004

“Tanah ini kami sepakat untuk persiapan membangun gereja masyarakat Merot di sekitarnya Desa Tanjung Boleng,” jelas Bona selaku pemangku ulayat Mbehal.

Lebih lanjut, Bona juga menambahkan bahwa selain untuk pembangunan gereja, di Kampung Merot juga telah disiapkan lahan untuk pembangunan mushola bagi umat Muslim. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari komitmen menjaga toleransi antarumat beragama di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

“Bukan hanya gereja saja yang mau dibangun di Kampung Merot ini, justru ada juga tanah persiapan untuk bangun mushola buat saudara kita umat Muslim karena saya mengutamakan toleransi itu penting hidup berbagai agama,” kata Bona.

BACA JUGA  Kebakaran Kapal KM 3 Jaya di Pelabuhan Veri Labuan Bajo, Kru dan Penumpang Selamat

Kegiatan bakti pembersihan lahan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan gotong royong, sekaligus memperlihatkan semangat toleransi antarumat beragama di Desa Tanjung Boleng.

(Tim)