33 Titik Demo Peringati Hari Sumpah Pemuda di Makassar, Polisi Siagakan 1.936 Personel
Makassar, radartipikor.com – Sebanyak 33 titik aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di Kota Makassar dan sekitarnya pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Polrestabes Makassar mengerahkan 1.936 personel gabungan untuk mengamankan aksi sekaligus mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas.
Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Achmad menyampaikan bahwa aksi tersebut melibatkan berbagai kelompok mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan elemen masyarakat. Kegiatan dijadwalkan berlangsung sejak pagi hingga sore hari di sejumlah ruas jalan utama, persimpangan, kantor pemerintahan, dan kawasan kampus.
Beberapa lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa antara lain pelataran Monumen Mandala, Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, Kejaksaan Tinggi Sulsel, serta kawasan flyover Jalan AP Pettarani–Urip Sumoharjo.
Berikut sebagian daftar titik aksi yang tercatat:
– Gerbang batas Kota Makassar–Gowa di Jalan Sultan Alauddin
– Flyover Jalan AP Pettarani–Jalan Urip Sumoharjo
– Pertigaan Jalan AP Pettarani–Jalan Sultan Alauddin
– Kantor DPRD Provinsi Sulsel
– Pelataran Monumen Mandala
– Depan Kampus Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM)
– Polrestabes Makassar di Jalan Ahmad Yani
– Kejati Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo
– Polda Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan
– Dan sejumlah titik lainnya di kawasan Hertasning, Sudiang, hingga batas Kota Gowa.
Salah satu aksi dengan estimasi massa terbesar direncanakan di pelataran Monumen Mandala, di mana kelompok DPP The Legend 120 Sulawesi Selatan memperkirakan melibatkan sekitar 1.000 orang. Kelompok Pemuda Sulsel juga merencanakan pergerakan dari Jalan Alternatif Perintis Kemerdekaan menuju Monumen Mandala dengan estimasi 250 peserta.
Selain memperingati Hari Sumpah Pemuda, beberapa kelompok mengangkat isu lain. Organisasi Makassar Tidak Kendor (MATADOOR) merencanakan aksi di Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar terkait kasus meninggalnya orang tua salah satu kader mereka dalam peristiwa perkelahian kelompok. MATADOOR juga akan menggelar aksi terpisah di Balai Kota Makassar dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memimpin apel pasukan jelang aksi tersebut. Polisi mengimbau masyarakat dan pengendara untuk menghindari lokasi-lokasi aksi agar tidak terjebak kemacetan. Personel gabungan dari Polrestabes, polsek jajaran, serta dukungan dari Polda Sulsel disiagakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Warga diimbau tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menghormati hak menyampaikan pendapat secara damai sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi menekankan bahwa aksi akan diawasi ketat agar berlangsung tertib tanpa gangguan keamanan.
(Afy)

