Kabupaten BuruKodim Namlea 1506MalukuNamlea

Komitmen PMII Buru dan Komando Distrik Militer 1506 Namlea

Namlea, Radartipikor.com – Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Buru, M. Idrus Barges, SE, menilai bahwa pasca dilakukan penyisiran dan penertiban sementara aktivitas tambang emas ilegal Gunung Botak, mulai terlihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap langkah yang diambil oleh aparat dan pemerintah.

Menurutnya, penertiban tersebut merupakan langkah awal yang penting agar kawasan tambang emas Kaku Lea Bumi dapat ditata kembali secara

komprehensif oleh Pemerintah Daerah, sehingga ke depan pengelolaannya lebih terarah dan berkelanjutan, “ujar M.Idrus Barges.

“Penataan ulang ini penting untuk memastikan penyerapan tenaga kerja lokal dapat terakomodir, sekaligus menjamin aspek teknis pekerjaan tambang dilakukan sesuai aturan, serta yang paling utama adalah memastikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para pekerja,” ucapnya.

Dalam hal ini, PMII Buru secara kelembagaan menyatakan siap membersamai TNI, khususnya Kodim 1506/Namlea, dalam melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga Kabupaten Buru, terutama yang bermukim di sekitar area tambang Kaku Lea Bumi,Petuanan Kaiely.

Barges menegaskan bahwa Kabupaten Buru memiliki sumber daya alam yang sangat kaya, sehingga sudah sepatutnya dikelola dengan baik dan bertanggung jawab. Ia juga menilai bahwa langkah yang diambil oleh Pemerintah Daerah saat ini sudah berada di jalur yang tepat untuk memastikan perputaran ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Pengelolaan yang baik bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal keselamatan, lingkungan, dan masa depan masyarakat Buru,” tutupnya.

 

Liput ( Rin )

BACA JUGA  Kodim 1506/Namlea Gelar Upacara Khidmat Peringatan Hari Bela Negara ke-77