HukrimLabuan bajoManggarai baratNtt

Diduga Jual Tanah Ganda, SA Jadi Sorotan di Labuan Bajo

Labuan Bajo — Siti Aminah kini menjadi sorotan setelah muncul dugaan penipuan dalam proses jual beli tanah perkapling seluas 2 hektar yang terletak di Rade Sahe RT 019/RW 03, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Kasus ini menyebabkan banyak pembeli saling mengklaim kepemilikan atas bidang tanah yang sama.

Beberapa pembeli yang membeli tanah tersebut mengaku menjadi korban. Jumlah korban menurut keterangan sementara mencapai “hampir belasan orang”. Di antara korban terdapat seseorang yang dikenal dengan sebutan Bang Olan, wartawan yang berdomisili di Jakarta, yang juga melaporkan dirinya dirugikan oleh transaksi itu.

Para pihak pembeli menyatakan bahwa Siti Aminah menjual tanah tersebut kepada beberapa pembeli tanpa menunjukkan lokasi fisik tanah yang diklaim telah dijual kepada mereka. Akibatnya, muncul klaim tumpang tindih dan perselisihan antar pembeli terkait siapa pemilik sah atas bidang tanah yang sama.

Radar Tipikor menemui Siti Aminah di rumahnya pada 5 November 2025 pukul 03.45 WITA. Saat ditemui, Siti Aminah mengaku memiliki tanah seluas 2 hektar di Rade Sahe berdasarkan hibah dari orang tua kandungnya yang telah meninggal pada tahun 2015. “Maka dari itu saya jual tanah tersebut,” katanya.

Dalam pernyataannya, Siti Aminah menjelaskan dasar klaim kepemilikan itu kepada wartawan, namun sejumlah pembeli mengatakan mereka tidak pernah diperlihatkan lokasi tanah sebelum melakukan pembayaran atau menandatangani perjanjian pembelian. Ketidakjelasan ini memicu sengketa antara para pembeli yang mengaku telah bertransaksi secara terpisah.

Kasus yang menyeret nama Siti Aminah ini telah menimbulkan keresahan di kalangan pembeli dan masyarakat setempat karena nilai dan luas tanah yang dipersoalkan relatif besar. Sampai berita ini diturunkan, persoalan kepemilikan masih menjadi klaim bergantian antar pembeli dan menuntut kejelasan lebih lanjut mengenai status hukum dan lokasi fisik tanah yang dimaksud. (Fjy)

BACA JUGA  Bencana Menimpa Satu Keluarga di Desa Pota Wangka, Atap Terbongkar Hingga Kabel Listrik Putus