Kab. Manggarai BaratManggarai BaratNttPemdes mabar

Pembangunan Jalan Tani Sepanjang 190 Meter di Desa Tanjung Boleg Dimulai, Kepala Desa: Untuk Melancarkan Aktivitas Pertanian dan Perekonomian Warga

Manggarai Barat, Radartipikor.com — Pembangunan akses jalan tani di tengah-tengah persawahan Desa Tanjung Boleg mulai dikerjakan. Proyek yang diproyeksikan dapat memperlancar aktivitas pertanian itu dinilai penting untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat.

Menurut Kepala Desa Tanjung Boleg, berinisial S.R., saat ditemui awak media Radartipikor Mabar pada pukul 09.00 WITA, pembangunan jalan tani ini dilakukan untuk meningkatkan kelancaran akses masyarakat dan menunjang kegiatan ekonomi desa. “Adapun pembangunan jalan tani ini merupakan upaya meningkatkan kelancaran akses masyarakat untuk menunjang perekonomian di Desa Tanjung Boleg,” ujarnya.

Pekerjaan konstruksi melibatkan tim pengelola kegiatan dan partisipasi aktif masyarakat setempat, termasuk perwakilan RT dan RW. Menurut S.R., keterlibatan warga dalam pelaksanaan membuat pekerjaan lebih tepat sasaran dan terasa manfaatnya langsung bagi komunitas. “Kegiatan pekerjaan ini dikerjakan bersama tim pengelola kegiatan dan masyarakat, baik RT maupun RW, sehingga perkerjaannya sangat bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.Img 20250814 wa0012Proyek jalan tani yang sedang dikerjakan memiliki panjang sekitar 190 meter dan dialokasikan di wilayah Boleng Darat dan Gerak. “Pembangunan jalan tani sepanjang 190 meter dialokasikan di Boleng Darat dan Gerak,” ungkap S.R. saat menjelaskan lokasi dan besaran pembangunan.

Kepala Desa menegaskan tujuan utama pembangunan jalan tani adalah mempermudah akses warga untuk kegiatan pertanian sehingga aktivitas warga menjadi lebih lancar. Setelah akses jalan membaik, distribusi hasil pertanian diharapkan menjadi lebih efisien dan biaya transportasi menurun. “Tujuan pekerjaan jalan tani ini agar nantinya berfungsi untuk mempermudah akses jalan warga untuk pertanian, melancarkan aktivitas warga desa. Setelah akses jalannya membaik, maka aktivitas warga pun menjadi lancar,” jelasnya.

S.R. menambahkan bahwa akses jalan merupakan faktor penting dalam distribusi hasil pertanian dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Desa Tanjung Boleg. Dengan akses yang lebih baik, petani bisa lebih mudah membawa hasil panen ke pasar maupun ke lokasi pengumpulan, sehingga perputaran ekonomi di desa diharapkan meningkat. “Sebab, akses jalan menjadi faktor penting dalam distribusi hasil pertanian, dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Desa Tanjung Boleg,” ujarnya.

BACA JUGA  Rencana Pembangunan Rumah Dapur MBG Mandiri di Desa Tanjung Boleng untuk Gizi Anak Sekolah

Pengerjaan jalan tani ini menjadi bukti nyata keterlibatan pemerintah desa bersama masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan lokal. Warga menyatakan dukungan terhadap proyek tersebut dan berharap pengerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

 

 

(M. Fijay)