Labuan bajoNttPeristiwa

Lakalantas di Gerbang SPBU Lembor, Satu Motor Tertindis Dumptruck

Labuan Bajo, RadarTipikor.com — Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di gerbang SPBU Lembor, Lalo, Desa Daleng, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 11.00 WITA. Satu unit sepeda motor matik warna biru yang ditumpangi dua orang tertindis oleh sebuah mobil dumptruck saat hendak memasuki area pengisian bahan bakar.

Kejadian berlangsung pada saat SPBU terlihat ramai dengan antrean kendaraan roda dua, roda empat, dan roda enam yang menunggu giliran isi BBM. Menurut saksi di lokasi, dumptruck berwarna hijau masuk bersamaan dengan motor yang membawa dua pengendara sehingga terjadi tabrakan di gerbang masuk.

Pantauan wartawan menunjukkan suasana panik di antara pemilik kendaraan dan petugas SPBU. Sejumlah pengemudi dan warga segera membantu mengeluarkan motor dari kolong dumptruck, sementara kedua pengendara motor ditolong oleh warga sekitar lokasi.

Saat kejadian direkam oleh awak media, salah satu korban perempuan meminta agar rekaman tidak dipublikasikan. “tolong jangan divideokan ya,” ucap wanita itu kepada wartawan.

Rekan korban yang menumpang di motor tampak duduk dan ditolong oleh warga di sekitar tempat kejadian. Kedua korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Wae Nakeng untuk mendapatkan perawatan. Pihak medis menyatakan kondisi keduanya dalam keadaan selamat.

Untuk menangani peristiwa tersebut, awak media menghubungi Polsek Lembor. “Yang piket sedang menuju TKP,” jawab Vinsen Bagus saat dikonfirmasi.

Selain itu, wartawan mencoba meminta keterangan dari petugas SPBU. Stanis, salah seorang petugas, menjelaskan bahwa selama ini ada aturan agar kendaraan roda enam masuk melalui jalur kiri dari atas dan bahwa koordinasi dengan kepolisian telah dilakukan. “kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian bahwa yang roda enam harus masuk jalaur kiri dari atas. Aturan itu sudah berlaku lama. Pada saat kejadian tadi saya berada di dalam sementara memasang baner. Saya juga tidak tahu bagaimana kejadiannya,” ujar Stanis.

BACA JUGA  Bulog dan Pemda Mabar Launching Bantuan Pangan: 20 Kg Beras & 4 Liter Minyak Goreng per KK

Stanis juga mengakui belum ada petugas keamanan (security) yang bertugas mengatur lalu lintas di SPBU tersebut sejak masa kontrak petugas sebelumnya berakhir. “sampai saat ini kami belum merekrut petugas securty yang baru sebab masa kontrak yang lama sudah berakhir dan sekarang kami masih berusaha untuk merekrut yang baru. Tugas sementara dijalankan oleh petugas lain,” tambahnya.

Kejadian ini menimbulkan sorotan terkait pengaturan lalu lintas di area SPBU ketika antrean kendaraan padat, serta perlunya kehadiran petugas keamanan untuk mencegah insiden serupa. Pihak kepolisian dan manajemen SPBU diharapkan segera melakukan langkah penanganan dan evaluasi agar situasi serupa tidak terulang. (Red)