Kantor Pokdarwis Gua Rangko Dipertanyakan Warga: Terpasang Spanduk “Kayakasia”, Aktivitas Terhenti
Gua Rangko, radartipikor.com — Keberadaan kantor Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gua Rangko menjadi sorotan warga setelah sebuah spanduk bertuliskan “Kayakasia” terpasang di depan kantor tersebut. Sejumlah warga mempertanyakan fungsi kantor yang sejak beberapa waktu terakhir tampak tidak aktif dan minim penjelasan dari pengurus. (Radar Tipikor)
Warga menyatakan kebingungan melihat kondisi itu: apakah bangunan tersebut masih berfungsi sebagai kantor Pokdarwis atau telah berubah menjadi kantor pihak lain. “Apakah ini kantor Pokdarwis atau kantor Kayakasia, sehingga masyarakat bingung? Kalau pun ini kantor Pokdarwis, kenapa tidak berjalan?” kata seorang warga kepada Radar Tipikor.
Menurut keterangan warga setempat, hingga kini tidak ada penjelasan resmi dari ketua Pokdarwis maupun anggota mengenai pemasangan spanduk tersebut dan status operasional kantor. Warga juga menilai tidak jelas apakah pihak desa mengetahui atau terlibat terkait hal ini. “Kami tidak tahu apakah ini ada keterlibatan desa atau tidak sehingga dari pihak desa pun tidak ada tindakan sampai saat ini,” ujar salah satu sumber warga.
Beberapa warga bahkan mengeluhkan kondisi bangunan yang lama tidak digunakan. Mereka mengatakan kantor tersebut tampak terbengkalai dan sempat dihuni oleh sejumlah kambing. “Kantor sudah lama tidak berjalan sehingga kantor Pokdarwis dihuni oleh banyak kambing,” kata warga lainnya.
Warga meminta klarifikasi dari pemerintah desa maupun pengurus Pokdarwis agar publik memperoleh kejelasan mengenai status aset dan fungsi kantor tersebut. Mereka menilai transparansi penting agar potensi wisata Gua Rangko tetap terkelola dengan baik dan tidak menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat.
Radar Tipikor hingga saat ini belum berhasil mendapatkan konfirmasi langsung dari ketua Pokdarwis Gua Rangko untuk menanyakan perihal pemasangan spanduk “Kayakasia” dan kondisi operasional kantor. (Fijay)

