Bupati BuruDAERAHMalukuNamleaPemerintahan

Buru Sambut Sekda Baru, Bupati Minta Integritas dan Pelayanan Prima

Namlea, Radartipikor.com — Bupati Buru, Ikram Umasugi, SE, secara resmi melantik Azis Tomia, S.STP., M.AP., sebagai Pejabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Buru. Upacara pelantikan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Buru pada Rabu pagi, 31 Desember 2025.

Acara pelantikan dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat di lingkungan pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ikram Umasugi menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, dan profesional. Menurutnya, Sekda adalah motor penggerak birokrasi yang berfungsi sebagai penghubung antara kepala daerah dan perangkat daerah serta koordinator utama dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan daerah.

“Dalam menjalankan perannya, penjabat Sekda wajib menerapkan core value ASN berakhlak berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Untuk menghasilkan inovasi yang berdampak besar bagi organisasi,” ujar Bupati.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada Azis Tomia atas pelantikan tersebut dan mengingatkan bahwa jabatan itu membawa tanggung jawab besar.

“Selamat atas pelantikan anda sebagai Pejabat Sekda Kabupaten Buru. jabatan ini bukanlah sekadar amanah biasa, melainkan tanggungjawab besar yang harus diemban dengan penuh dedikasi untuk memimpin roda pemerintahan daerah kita menuju kemajuan yang berkelanjutan,” kata Umasugi.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan pesan agar Pj. Sekda menjadi tulang punggung administrasi pemerintahan yang memastikan sinergi antar-instansi, efisiensi birokrasi, serta pelayanan prima kepada masyarakat. Ia menaruh keyakinan bahwa pengalaman dan kompetensi Azis Tomia akan membantu mengatasi berbagai tantangan, memelihara dan meningkatkan kualitas pembangunan, serta melayani seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan sepenuh hati.

 

Umasugi menyoroti potensi alam Kabupaten Buru yang besar — dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata hingga pertambangan — namun menegaskan bahwa tantangan seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penanganan isu lingkungan tetap menjadi prioritas yang harus diselesaikan bersama.

BACA JUGA  Pelaku Pengrusakan dan Pembakaran Spanduk PETI di Gunung Botak Akan Diminta Klarifikasi oleh Penyidik

Sebagai arahan operasional, Bupati menginstruksikan sejumlah hal yang harus menjadi fokus Pj. Sekda yang baru, antara lain:

1. Perkuat koordinasi dan sinergi. Pastikan seluruh OPD bekerja secara terintegrasi, menghindari ego sektoral, dan fokus pada pencapaian visi-misi Kabupaten Buru sebagai daerah yang berseri — berbudaya, sejahtera, dan religius. Tingkatkan pengawasan pelaksanaan pekerjaan melalui koordinasi bersama kepala OPD dan pejabat terkait.

2. Tingkatkan efisiensi birokrasi. Implementasikan digitalisasi pelayanan publik secara masif agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan cepat, transparan, dan akuntabel. Dorong pula pengembangan sumber daya manusia ASN dan terapkan inovasi yang memberikan dampak signifikan, sesuai dengan core value berakhlak.

3. Prioritaskan kesejahteraan masyarakat. Perkuat program yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat, seperti peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Perhatikan khususnya masyarakat di wilayah terpencil dan pesisir agar tidak tertinggal, serta bangun kemitraan dengan sektor swasta untuk mempercepat pembangunan yang inklusif.

4. Jaga integritas dan etika. Sebagai pemimpin, junjung tinggi prinsip antikorupsi, netralitas, dan dedikasi. Jadilah teladan bagi seluruh ASN di Kabupaten Buru dengan menerapkan pola pikir yang modern dan berkemajuan, bukan primordial.

5. Kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Bangun kemitraan yang kuat dengan DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif. Ajak semua pihak bergotong-royong dalam pelaksanaan program pembangunan.

6. Adaptasi dan inovasi. Di era digital, pastikan birokrasi adaptif terhadap perubahan dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi serta menghasilkan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Saya yakin, dengan pengalaman dan komitmen saudara Azis Tomia, kita akan mampu membawa Kabupaten Buru ke tingkat yang lebih tinggi. Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan semangat baru, kerja keras, dan doa bersama. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan amanah ini,” harap Bupati Ikram Umasugi.

BACA JUGA  Akibat Ditabrak Hewan Ternak, Pengendara Minta Camat dan Kades Tertibkan Ternak Sesuai Perda

Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru.

 

Liput: Rin.