Apel Penutupan Pencarian SAR Kapal Phinisi KM Putri Sakinah di Labuan Bajo
Manggarai Barat, radartipokor.com — Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Kecamatan Komodo — Apel gabungan digelar hari ini di Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk menandai penutupan operasi pencarian tim SAR gabungan terhadap korban kecelakaan laut kapal phinisi KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo. Operasi pencarian telah berlangsung selama 15 hari.
Dalam rangkaian apel penutupan tersebut, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa dari hasil pencarian selama 15 hari tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga orang korban, sementara satu korban masih belum ditemukan sampai ditutupnya operasi. Identitas korban yang belum ditemukan tercatat sebagai berikut:
- Nama: Martines Ortuno Enriquejavier
- Jenis kelamin: Laki-laki
- Warga negara / asal: Spanyol (WNA)
Hadir dalam apel penutupan operasi SAR tersebut sejumlah pejabat dan perwakilan unsur pemerintahan serta instansi terkait, antara lain:
- Bupati Manggarai Barat — Edistasius Endi, S.E.
- Dandim 1630/Manggarai Barat — Letkol Inf Budiman Manurung, S.E., M.I.P.
- Danlanal Labuan Bajo — Letkol Laut (P) Ardian Wijardnarko Djajasaputra, M.Tr., Opsla
- Kapolres Manggarai Barat — AKBP Kristian Kadang
- Wakil Bupati Manggarai Barat — Dr. Yulianus Weng, M.Kes.
- Kepala Kantor SAR Maumere — Bapak Fatuh Rahman
- Pasi Ops Kodim 1630/Manggarai Barat — Kapten Inf Budi Ardana
- Pasi Ops Batalyon B Pelopor Labuan Bajo — AKP Julhaedi
- Kepala KSOP Kelas II Labuan Bajo — Stephanus Rusdiyanto
- Kasat Polairud Polres Manggarai Barat — AKP Dimas Yusuf
- Perwakilan keluarga korban
- Ketua Gahawisri — Budi Wijaja
Susunan acara apel penutupan meliputi pembukaan, sambutan Kepala Kantor SAR Maumere, sambutan Bupati Manggarai Barat, penandatanganan berita acara penutupan operasi SAR, dan foto bersama seluruh unsur yang hadir.
Operasi pencarian yang dilaksanakan oleh tim gabungan melibatkan sejumlah instansi dan unsur satuan sebagai berikut, beserta jumlah personel yang tercatat:
- BASARNAS Maumere — 32 orang
- KSOP Manggarai Barat — 8 orang
- Satuan Polisi Air (Sat Pol Air) Manggarai Barat — 6 orang
- Direktorat Polairud Mabes — 5 orang
- Direktorat Polairud Polda NTT — 6 orang
- Kodim 1630/Manggarai Barat — 9 orang
- Koramil 1630-01/Komodo — 3 orang
- Angkatan Laut — 9 orang
- Brimob — 7 orang
- Kru kapal KN Granti 211 — 15 orang
- Gahawisri — 2 orang
- Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) — 2 orang
- P3 KOM — 4 orang
- Kasie Dokes Polres Manggarai Barat — 1 orang
- PELNI Labuan Bajo — 4 orang
- PHC Labuan Bajo — 12 orang
Apel penutupan berjalan penuh haru dan rasa duka, terutama dirasakan oleh keluarga korban. Meski demikian, apel juga mencerminkan kerja sama antarinstitusi yang intensif sepanjang pengoperasian; tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga korban lain selama masa pencarian, sementara upaya menemukan satu korban tersisa tetap menjadi perhatian pihak berwenang meskipun operasi pencarian dinyatakan ditutup.
Berita acara penutupan operasi SAR ditandatangani oleh perwakilan instansi terkait pada kegiatan tersebut sebagai tanda berakhirnya fase pencarian terestrial dan maritim yang telah dijalankan selama 15 hari. Pihak keluarga, unsur pemerintah daerah, serta seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian melakukan sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian apel.

