Bencana AlamNasionalTrending

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Status Tetap Siaga, Warga Diminta Jauhi Zona Bahaya

Lumajang, radartipikor.com – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu, 25 Oktober 2026. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat beberapa kali letusan sejak dini hari hingga pagi hari.

Salah satu erupsi tercatat pada pukul 00.05 WIB dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 115 detik. Erupsi lainnya terjadi pada pukul 09.17 WIB dengan amplitudo 25 mm dan durasi 106 detik. Visual kolom abu tidak teramati karena tertutup kabut.

Status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, warga juga diminta menghindari aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai karena berpotensi terkena perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu pijar. Potensi awan panas, guguran lava, dan lahar tetap harus diwaspadai di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru terus memantau aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa ini secara intensif. Masyarakat di sekitar kawasan diminta tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari aparat dan petugas terkait.

(Af*)

BACA JUGA  Pegiat Hukum Desak Pejabat Maluku Ikut Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Tambang Ilegal Gunung Botak