Kabupaten BuruMalukuNamlea

Solidaritas Dan Kekuatan Partai Menuju Kemenangan 2029 Ini Pesan Abdul Amin Buton

Namlea, Radartipikor.com – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Abdul Amin Buton, menekankan bahwa kemenangan partai pada Pemilu 2029 harus diraih melalui kerja kolektif yang terukur, terencana, serta didasari semangat gotong royong. Solidaritas dan persatuan antarkader dari tingkat cabang hingga ranting menjadi fondasi utama yang tak boleh rapuh.

Pesan tersebut disampaikan Abdul Amin Buton pada Konferensi Cabang (Konfercab) ke-6 PDI Perjuangan Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, yang digelar di Gren Sarah Hotel, Namlea, pada Rabu (4/12/2025). Acara yang mengusung tema “Kedaulatan Maritim Maluku dalam Politik Kerakyatan Menuju Keadilan Sosial” itu menjadi momentum penting untuk mengkonsolidasikan barisan dan mempertajam arah perjuangan politik di wilayah Tanah Bupolo.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah elit partai, antara lain Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku Gerald Mailoa, Alhidayat Wajo, dan Tina Welma Tetelepta; serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buru Arifin Latbual, Adriono Latbual SH, Net Leslessy, beserta seluruh jajaran pengurus. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kuat untuk membangun struktur partai yang solid, modern, dan tetap berpijak pada ideologi partai.

Dalam sambutannya, Abdul Amin Buton mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah dinamika politik yang semakin kompleks. “Jika kita ingin menang pada 2029, maka rawatlah kebersamaan. Tidak boleh ada sekat, tidak boleh ada jarak. Dari DPC hingga ranting harus menjadi satu tubuh, satu langkah, satu tekad,” ujarnya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari ratusan kader yang hadir.

Konfercab ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, melainkan juga ruang refleksi dan kebangkitan bagi seluruh kader. PDI Perjuangan dituntut terus berakar pada rakyat, menghadirkan solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat, serta mempertahankan jati diri sebagai partai ideologis yang berorientasi pada keadilan sosial.

BACA JUGA  Dani Metatu Pertanyakan Dasar Kerugian Negara dalam Kasus PT Tanimbar Energi

Tema maritim yang diusung pada konferensi kali ini sangat relevan dengan identitas Maluku sebagai provinsi kepulauan yang kaya sumber daya alam. Tema tersebut menegaskan bahwa perjuangan politik partai harus selaras dengan karakter dan kebutuhan daerah, khususnya dalam memperjuangkan kedaulatan maritim serta kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui konferensi ini, PDI Perjuangan Kabupaten Buru dan Buru Selatan semakin optimistis melangkah menuju 2029. Dengan semangat persatuan yang terus dipupuk, partai berlambang banteng moncong putih ini siap bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih merakyat untuk membawa harapan baru bagi rakyat serta meneguhkan posisinya sebagai pelopor politik kerakyatan.

(Liputan: Rin)