Hasil Hari Ke-13, Dandim 1506 Namlea, Letkol Heribertus Meninjau Anahoni Dan Wasbolih Tidak Ada Aktifitas Ilegal 3 Koperasi Belum Selesaikan Patok
Namlea, Radartipikor.com – Memasuki hari ke-13 Penertiban di kawasan tambang emas gunung botak, ada sebanyak 3 koperasi belum menyelesaikan kegiatan pemasangan patok batas koordinat di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dalam kawasan tambang emas Kaku Lea Bumi (Gunung Botak) Petuanan Kaiely Kabupaten Buru.
Hal ini terpantau Dinas ESDM Provinsi Maluku dan tiga anggota Koperasi tiba di lokasi emas ilegal pada Sabtu siang (13/12/2025 . Dan selanjutnya masing masing tim ESDM dan anggota koperasi melanjutkan pemasangan patok batas wilayah Operasional Koperasi.
Kegiatan tersebut mendapatkan pengawalan dari aparat gabungan Satgas Pengamanan yang ditempatkan pada 5 areal dalam kawasan Kaku Lea Bumi sejak tanggal 9 Desember lalu.
“Anggota Koperasi dan tim ESDM Prov-Maluku menuju ke titik Pos yang sudah di bagi Sesuai batas wilayah Koperasi Sesuai Peta Block (IPR) di seluruh wilayah tambang emas ilegal gunung botak.
Sekitar Pukul, 12 :00 WIT Komandan Distrik Militer 1506/Namlea, Letkol Inf
Heribertus Purwanto, tiba di jalur D dusun Wamsait, desa Dava, Kecamatan Waelata, kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi Anahoni, Wasbolin dalam rangkah memantau langsung Perkembangan Situasi Pasca Penertiban tambang emas Gunung Botak.
Setibanya di Lokasi Anahoni Dandim lansung mengunjungi Pos- Pos pemantauan Aparat gabungan dari personil TNI-Polri dan Satpol-PP.
Dandim Letkol Herbertus saat meninjau areal Anahoni dan Wasbolih, orang nomor satu di Distrik Militer 1506 Masih menemukan Ada beberapa tenda yang masih berdiri, namun untuk kegiatan Penambangan emas ilegal tidak ditemukan adanya masyarakat melakukan aktifitas penambangan Ilegal lagi.
“Personil Gabungan TNI-POLRI dan Satpol PP, yang tergabung dalam Satgas Penertiban , Pengosongan dan Penataan Kawasan Kaku Lea Bumi tetap siaga di Pos masing – masing, dan melaksanakan Patroli pada Sektor Yang telah di tentukan.
Selain itu, Personil Gabungan TNI- POLRI dan Satpol PP telah ditempatkan di Pos-pos yang sudah di tentukan di wilayah tambang emas ilegal gunung botak di antaranya ;
– Pos Pengamanan Lokasi anahoni
– Pos Pengamanan Lokasi tanah merah
– Pos Pengamanan Lokasi janda
– Pos Pengamanan Lokasi gunung batu
– Pos pengamanan Lokasi longsoran
Setiap masing-masing Pos ditempati Aparat Gabungan sebanyak 40 personil , kecuali Pos Anohoni ditempatin sebanyak 56 Personil dan setiap Pos di pimpin oleh seorang Perwira Pengendali ( Padal ).
Dilaporkan juga bahwa situasi pada kawasan tambang emas Kaku Lea Bumi terpantau dalam keadaan Aman dari para penambang ilegal, dan Sesuai hasil pemantauan para penambang di areal ilegal diperkiraan 98% telah meninggalkan lokasi di maksud. (Rin)

