Dandim 1630/Manggarai Barat Lakukan Monitoring Lokasi Pembangunan Jembatan dan Koperasi di Kecamatan Lembor
LABUAN BAJO, radartipikor.com – Komandan Kodim (Dandim) 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P., memimpin kegiatan monitoring dan pengecekan lokasi pembangunan jembatan serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Dusun Buas, Desa Ngancar, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2025, mulai pukul 12.45 WITA, dengan tujuan memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi, potensi, serta kesiapan lahan yang akan dimanfaatkan untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, pengecekan juga mencakup beberapa titik lain yang tersebar di wilayah Kecamatan Lembor.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa rencana pembangunan infrastruktur dan koperasi desa dapat berjalan optimal, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis lokal. Monitoring lapangan seperti ini diharapkan dapat mengidentifikasi potensi hambatan dini, sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain:
– Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P.
– Ws. Dandramil 1630-02/Lembor Pelda Hendrikus Suryani.
– Kepala Desa Ngancar Pankrius Purnama.
– Kasi Pam Engeldus Bertus Carpus.
– Sekretaris Desa Ngancar Benediktus Pambur.
– Perangkat beserta staf desa.
– Tokoh adat, tokoh masyarakat, beserta warga Dusun Buas.
Kehadiran para pihak ini mencerminkan kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung inisiatif pembangunan daerah.
Dari hasil monitoring dan pengecekan lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta jembatan di beberapa titik wilayah Kecamatan Lembor, diperoleh gambaran awal yang jelas mengenai kondisi lapangan dan kesiapan lahan. Pelaksanaan kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Diperlukan koordinasi lanjutan antara instansi terkait guna memastikan perencanaan teknis, legalitas lahan, dan tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Kehadiran Dandim 1630/Manggarai Barat di lapangan turut meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi desa. Upaya ini diharapkan menjadi fondasi bagi kemajuan wilayah Manggarai Barat yang lebih inklusif dan mandiri. (Red)

