Kabupaten BuruMalukuNamleaPemda Kab BuruPemerintahan

Bupati Buru Luncurkan Program Brigade Pangan di 82 Desa untuk Ketahanan Pangan

Namlea, Radartipikor.com – Langkah strategis yang dilkaksanakan oleh pemerintah Daerah Kabupaten Buru
untuk mencanangkan Program Brigade Pangan di 82 desa sebagai  langkah strategis dalam rangka  memperkuat ketahanan dalam program Brigade pangan di 82 desa   sekebupaten yang dijuluki Bumi Bupolo.

Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Buru Ikram Umasugi bersama Timnya untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP)
dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Peningkatan Produktivitas Pertanian.

Kegiatan yang berlangsung di aula
kantor Bupati Buru, pada Rabu (22/4/2026) turut dihadiri oleh  Sekretaris Daerah Azis Tomia, jajaran OPD, perwakilan Bulog, Kanwil Maluku, manajemen BUMD, para camat, kepala desa, serta tenaga ahli pemberdayaan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Buru Ikram Umasugi mengatakan, sektor pertanian harus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Pasalnya, pendekatan lama sudah
tidak lagi relevan di tengah tantangan seperti perubahan iklim hingga tekanan ekonomi global.

“Kita tidak bisa lagi bertumpu pada cara-cara lama. Desa harus menjadi pusat produksi, dan petani adalah kekuatan utama ekonomi daerah,” kata Umasugi dalam sambutannya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa  Program Brigade Pangan dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penguatan kapasitas petani, optimalisasi lahan, serta pengembangan usaha tani berbasis kelompok. Selain itu, pemerintah juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam
sektor pertanian dengan pendekatan yang lebih modern.

Dikatakan, kita tak hanya fokus pada produksi, program ini juga menyasar penguatan ekonomi desa, pemanfaatan lahan tidur, efisiensi usaha tani, hingga perbaikan sistem distribusi menjadi bagian dari strategi yang disiapkan. Dalam pelaksanaannya, TBUPP memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Bupati juga menegaskan, TBUPP harus mampu memastikan kebijakan berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“TBUPP harus menjadi jembatan antara kebijakan dan kondisi di lapangan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA  Kawasan Gunung Botak Kini Dikuasai Satgas Operasi PETI, Warga Diimbau Kosongkan Areal

Menurutnya, program ini juga menjadi bagian dari upaya mengembalikan posisi Kabupaten Buru sebagai salah satu lumbung pangan di Maluku. Pemerintah daerah menilai desa memiliki peran kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor riil.

“Kalau desa bergerak, daerah akan kuat. Kalau petani sejahtera, pembangunan akan kokoh. Dengan dukungan lintas sektor dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Buru optimistis Program Brigade Pangan dapat berjalan bertahap dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem pangan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” pungkasnya.

(Rin)