Pimpinan Kabiro Radar Tipikor Mabar Silaturahmi dengan Bakal Calon Desa Batu Tiga, Sampaikan Dukungan Penuh
LABUAN BAJO, radartipikor.com – Suasana kekeluargaan terasa hangat di kediaman salah satu bakal calon kepala desa di Desa Batu Tiga, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (10/5/2026) dini hari. Pukul 02.00 Wita, Pimpinan Radar Tipikor Manggarai Barat (FJ) tiba untuk bersilaturahmi dengan bakal calon berinisial SF.
Pertemuan yang berlangsung dalam keheningan malam itu diisi dengan obrolan ringan sambil menikmati kopi panas yang disajikan langsung oleh tuan rumah. Suasana akrab dan penuh kehangatan tampak menyertai dialog antara kedua tokoh tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, FJ menyampaikan sikapnya terhadap SF yang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin di Desa Batu Tiga. Ia mengungkapkan dukungan penuh dan akan mendorong SF sekuat tenaga dalam kontestasi pemilihan kepala desa yang akan digelar pada tahun 2026 mendatang.
“Kondisi Desa Batu Tiga sekarang ini sepertinya sudah tidak punya martabat ataupun arwahnya lagi. Artinya, desa ini sangat membutuhkan sosok pemimpin yang tegas dan berani mengambil keputusan demi menyelamatkan desa ini,” ujar FJ sembari menyeruput kopi.
FJ menambahkan bahwa dirinya telah lama mengamati dinamika di Desa Batu Tiga. Menurutnya, desa tersebut memerlukan seseorang yang tidak ragu dalam bertindak dan memiliki komitmen kuat untuk membawa perubahan.
“Saya melihat SF sebagai sosok yang punya keberanian dan ketegasan. Itulah yang saat ini sangat diperlukan oleh masyarakat Desa Batu Tiga,” tegas FJ.
Sementara itu, SF yang ditemui dalam kesempatan yang sama mengaku masih dalam tahap penjajakan dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Ia mengatakan akan memutuskan maju sebagai calon kepala desa jika mendapat dukungan dan restu dari warga setempat.
“Semua ini masih proses. Saya ingin mendengar dulu apa yang menjadi harapan dan kebutuhan masyarakat Desa Batu Tiga. Jika mereka percaya dan mendukung, insya Allah saya siap berjuang,” ujar SF dengan rendah hati.
Pertemuan silaturahmi tersebut berlangsung hingga lebih dari satu jam. Keduanya terlihat larut dalam diskusi tentang masa depan Desa Batu Tiga, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan ke depannya.

