Dprd BuruKabupaten BuruMalukuNamlea

RESMI! DPRD-Pemkab Buru Ketok Palu KUA-PPAS 2027: Anggaran Berimbang, Fokus Bikin Buru Makin Maju

Namlea, Radartipikor.com, Setelah pembahasan alot, DPRD Kabupaten Buru dan Pemerintah Kabupaten Buru akhirnya kompak menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan
Prioritas Plafon Anggaran Sementara [KUA-PPAS] TA 2027.

Momen “ketok palu” ini berlangsung khidmat di Gedung Bupulo, Kota Namlea, Jumat [28/8/2026] malam. Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD, Bambang Langlang Buana, didampingi Ketua I DPRD Sunardi Idris dan Wakil Ketua II DPRD, Jaedun Saa’nun. Hadir juga seluruh anggota DPRD, Bupati Buru diwakili Sekda Buru,Azis Tomia, Sekretaris Dewan, dan semua pimpinan OPD.

Ini bukan sekadar tanda tangan. Ini bukti kalau eksekutif dan legislatif di Buru nggak main-main, soal pembangunan.IMG 20260830 WA0002

 Fondasi Awal : APBD 2027 Resmi Dibangun 

Bupati dalam sambutan ,yang disampaikan Sekda Azis Tomia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya ke DPRD karena sudah satu suara.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Buru yang telah menandatangani secara resmi nota kesepakatan KUA-PPAS TA 2027. Dokumen ini menjadi dasar agar seluruh program pembangunan dapat direncanakan terukur, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Tomia mewakili Bupati Ikram Umasugi.

Bocoran Angka APBD 2027: Rp709 M Berimbang

Ini dia postur anggaran yang udah disepakati dan siap jadi acuan:

–  Pendapatan Daerah*: Rp709,09 Miliar
– Belanja Daerah*: Rp709,59 Miliar
– Defisit*: Rp500 Juta
– Pembiayaan Netto*: Rp500 Juta (langsung nutup defisit)
– Penerimaan Pembiayaan : Rp2,5 Miliar
– Pengeluaran Pembiayaan : Rp2 Miliar

Dengan struktur ini, APBD 2027 dipastikan balance dan sesuai aturan. Nggak ada drama, semua sudah dihitung matang.

 

Prosesnya Gimana? Transparan & Berdasarkan Aturan

KUA-PPAS ini bukan asal jadi. Penyusunannya mengacu ke *UU No. 12 Tahun 2019* dan *Permendagri No. 77 Tahun 2020*. Pembahasannya juga dilakukan secara terbuka di Komisi dan Badan Anggaran DPRD.

BACA JUGA  Desa di Tengah Pusaran Kebijakan Baru Dana Desa & Kredit KDMP

Dokumen ini nantinya jadi “GPS” buat TAPD dan seluruh OPD dalam menyusun Rancangan APBD 2027. Harapannya, APBD bisa segera ditetapkan tepat waktu biar program-program pro-rakyat bisa langsung gaspol

Di balik kesepakatan manis ini, ada 2 hal krusial yang jadi sorotan:

1. Dana Transfer Masih Tanda Tanya
Pagu dana transfer dari pusat belum fix. Jadi Pemkab harus pinter-pinter ngatur strategi biar target pendapatan dan belanja tetap realistis.
2. Belanja Pegawai Masih “Over”*
Porsi belanja pegawai masih di atas ambang batas UU No. 1 Tahun 2022. Padahal 2027 adalah tahun terakhir masa transisi. Artinya, efisiensi wajib hukumnya.

Buru yang Berbudaya, Sejahtera, Religius

Ketua DPRD Bambang Langlang Buana menutup sidang dengan pesan kuat. Ia menegaskan, dinamika pembahasan ini menunjukkan DPRD sudah menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dengan maksimal.

Pemkab pun berharap semangat kolaborasi ini terus dijaga sampai APBD 2027 resmi ditetapkan.

“Dengan anggaran yang berimbang dan terarah, kita optimis dapat mewujudkan Kabupaten Buru yang *Berbudaya, Sejahtera, dan Religius*,” tutup Sekda Azis.

Ketua DPRD Bambang Langlang Buana menutup sidang dengan pesan kuat. Ia menegaskan, dinamika pembahasan ini menunjukkan DPRD sudah menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dengan maksimal,”Pungkasnya tegas.

 

(Rin)