Buletin TNIHukrimKodim 1630/MabarManggarai baratNtt

Komitmen Anti-Narkoba: Kodim 1630/MB Berhasil Cegah Peredaran Obat Terlarang

LABUAN BAJO, radartipikor.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1630/Manggarai Barat membuktikan komitmennya dalam pemberantasan penyalahgunaan obat terlarang. Hal ini terlihat dari keberhasilan satuan TNI AD tersebut dalam menggagalkan upaya penyelundupan paket yang diduga berisi obat terlarang, serta menindak tegas oknum internal yang terlibat di dalamnya.

Kejadian tersebut berawal pada saat petugas piket Kodim 1630/MB yang bermarkas di Jalan Serenaru, Kecamatan Komodo, menerima sebuah paket kiriman misterius melalui jasa mobil travel. Karena merasa curiga, petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap barang tersebut di bawah pengawasan ketat. Setelah dibuka, ditemukan barang bukti berupa paket yang dicurigai sebagai barang terlarang.IMG 20260517 WA0009

Menindaklanjuti temuan ini, Komandan Kodim (Dandim) 1630/MB, Letkol Inf Budiman Manurung, segera memerintahkan pengamanan terhadap seluruh personel yang berkaitan dengan penerimaan paket tersebut. Dari hasil pemeriksaan internal awal, dilakukan tes urine dan penyelidikan mendalam. Kodim 1630/MB juga mengambil langkah tegas dengan menyerahkan oknum yang diduga terlibat kepada Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) IX-1-1/Ende guna menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut. Langkah cepat dan tegas ini menunjukkan bahwa institusi TNI tidak pernah kompromi dengan tindak pidana narkotika, sekaligus menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa setiap pelanggaran akan diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.

Dandim 1630/MB, Letkol Inf Budiman Manurung, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi (zero tolerance) terhadap penyalahgunaan obat terlarang di lingkungan Kodim 1630/MB. Penanganan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa institusi TNI AD selalu mengedepankan integritas dan tidak tebang pilih dalam menindak pelanggar hukum, termasuk anggotanya sendiri. “Begitu ditemukan barang terindikasi terlarang, kami langsung amankan seluruh pihak terkait. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga institusi dan masyarakat dari ancaman bahaya narkoba,” tegas Dandim 1630/MB.

BACA JUGA  Lakalantas di Gerbang SPBU Lembor, Satu Motor Tertindis Dumptruck

Langkah preventif juga terus ditingkatkan di lingkungan Kodim 1630/MB melalui razia rutin, pemeriksaan mendadak (sidak), dan sosialisasi bahaya narkoba bagi seluruh prajurit dan keluarga. Melalui ketegasan ini, Kodim 1630/MB berharap dapat memberikan efek jera sekaligus menegaskan posisinya sebagai institusi negara yang bersih dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan wilayah Manggarai Barat dari peredaran barang haram. Upaya bersih-bersih internal ini sejalan dengan komitmen dukungan TNI terhadap program-program pemerintah.

(Fijay)