HukumLabuan bajoNtt

Warga Ulayat Mbehal Pantau Lengkong Warang, Diduga Ada Upaya Penjualan oleh Oknum

Labuan Bajo, RadarTipikor.com Hamparan luas yang membentang dari Kampung Rungkam lama milik ulayat Mbehal sampai pesisir pantai menjadi target untuk dijual oleh oknum mafia. Isu ini menguat semenjak Warga Rareng masuk lokasi untuk membagi hamparan yang terletak di Lengkong Warang desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.

Diketahui Lokasi yang merupakan milik ulayat Mbehal itu kini diklaim oleh warga Rareng yang dipimpin oleh Mersi Mance dan Blasius Panda selaku yang mengaku tu’a golo Rareng.

Pengklaiman itu berujung menempuh proses hukum yang melaporkan ulayat  Mbehal ke Polres Manggarai Barat yang dilayangkan oleh Blasius Panda pada 14 Juli 2025 lalu.

Laporan itu dilayangkan saat ulayat Mbehal yang berjumlah kurang lebih 10 orang itu menghalangi warga Rareng yang dipimpin Mersi Mance datang dengan niat untuk membagi dan menjual lokasi tersebut.

Selama laporan tersebut diproses oleh Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat, salah seorang warga ulayat Mbehal atas nama Gabriel Johang ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan pengancaman sebagaimana ditetapkan dalam pasal 335 ayat 1 ke 1.

Di tengah bergulirnya kasus itu, kini warga ulayat Mbehal dihantui lagi oleh isu bahwa saat ini ada oknum dari kampung Gerak yang gencar berusaha untuk menjual lokasi Lengkong Warang.

Mendapat isu itu, sejumlah warga ulayat Mbehal yang mendiami lokasi di Merot sontak bergerak untuk melakukan pemantauan di lokasi tersebut.

Salah seorang warga ulayat atas nama Karolus Ngotom menyampaikan hal ini kepada Radar Tipikor. pada Senin 29/12/2025, pkl. 8.00 pagi.

“Kami akan selalu melakukan pantauan di lokasi lengkong Warang sebab isu ini sudah semakin menguat. Pada bulan juni yang lalu kami sudah mendengar isu bahwa ada pembeli yang mau membayar di depan (DP) 5 M dan juga sudah serahkan uang sejumlah 5 juta untuk biaya pertemuan. Tiba-tiba setelah itu orang Rareng masuk lokasi untuk membagi lokasi itu. Kami menduga bahwa warga Rareng datang untuk menjual lokasi itu karena sudah janjikan DP,” tegas warga yang kerap disapa Karel itu.

BACA JUGA  Polda Sulsel Bantah Dan Luruskan Isu Pemerkosaan Oleh Oknum Anggota Polda Sulsel

Ia menambahkan bahwa ada lagi isu yang baru saja didapatnya pada Minggu 28-12-2025 malam. Isu ini bersumber dari warga yang tidak ingin menyebutkan namanya.

“Tadi malam saya mendapat isu lagi bahwa orang dari Kampung Gerak saat ini lagi bekerja keras untuk mencari pembeli yang mau membeli lokasi di Lengkong Warang. Usaha ini sementara berjalan namun masih sangat dirahasiakan kata penjual itu melalui percakapan via whatsap dengan temannya,” tambah Karel sembari beranjak menuju lokasi Lengkong Warang. (Fjy)