APMKTKalimantan TimurSamarinda

Sering Pemadaman Bergilir, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Audiensi ke PLN Samarinda

SAMARINDA | RADARTIPIKOR.COM — Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim (APMKT) mendatangi kantor PT PLN (Persero) UP3 Kota Samarinda di Jalan Gajah Mada, Samarinda, untuk melakukan audiensi terkait seringnya pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Kedatangan APMKT tersebut bertujuan mempertanyakan secara langsung kepada pihak PLN mengenai kendala teknis yang menyebabkan pasokan listrik di Kota Samarinda dan sekitarnya kerap mengalami pemadaman.

Rombongan APMKT diterima dengan baik oleh Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, bersama sejumlah jajaran staf PLN di lantai 2 gedung kantor tersebut.IMG 20260901 WA0000

Audiensi tersebut dihadiri Ketua Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Erli Sopiyansyah, Sekretaris Jenderal Aliansi, Sapta Gustiani, serta sejumlah perwakilan anggota aliansi, humas, dan awak media.

Dalam audiensi, pihak manajemen PLN menjelaskan bahwa gangguan pasokan listrik yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh kerusakan pada salah satu mesin induk PLN.

Kerusakan tersebut membuat kapasitas operasional mesin menjadi sangat terbatas sehingga PLN harus menerapkan kebijakan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kota Samarinda dan sekitarnya.IMG 20260901 WA0002

Terkait jadwal pemadaman yang kerap dibagikan kepada masyarakat, pihak PLN menjelaskan bahwa kondisi di lapangan tidak selalu membuat listrik padam total sesuai dengan waktu yang tercantum dalam jadwal.

Menurut PLN, hal tersebut terjadi karena perusahaan terus berupaya mengurangi durasi pemadaman dengan memaksimalkan kinerja mesin-mesin lain yang masih dalam kondisi baik.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat meskipun PLN masih menghadapi keterbatasan sarana akibat kerusakan mesin.

PLN Imbau Warga Aktif Laporkan Tegangan Tidak Stabil

Dalam audiensi tersebut, APMKT juga mempertanyakan solusi terhadap kerusakan alat elektronik milik warga yang diduga terjadi akibat voltase atau tegangan listrik yang tidak stabil.

BACA JUGA  Ciptakan Sosok Pemimpin Berkualitas, Polda Kalteng Selenggarakan Seleksi Terpadu Sespimti, Lemhanas dan PKN RI

Menanggapi hal tersebut, pihak PLN mengimbau masyarakat agar proaktif melakukan pengaduan apabila mengalami gangguan tegangan listrik.

Warga diharapkan dapat berkoordinasi dengan perangkat lingkungan dan Ketua RT setempat untuk membuat surat resmi kepada PLN. Dengan laporan tersebut, wilayah yang mengalami gangguan dapat segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan teknis di lapangan.

Selain membahas persoalan pemadaman, pihak PLN juga menyampaikan program bantuan sosial yang diberikan setiap bulan.

PLN menyatakan berkomitmen memberikan bantuan pemasangan listrik secara gratis kepada 10 calon konsumen dari keluarga yang benar-benar tidak mampu setiap bulannya.

Program tersebut, menurut PLN, akan disalurkan secara tepat sasaran karena setiap calon penerima terlebih dahulu harus melalui tahapan survei kelayakan oleh tim internal PLN di lapangan.

Sementara itu, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim menegaskan akan terus menjalankan fungsi monitoring dan kontrol terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan sarana dan prasarana publik.

APMKT juga menyatakan akan terus melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur maupun pemerintah pusat, agar pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.

Penulis: Edna Luna