Manggarai baratNttPembangunanSosial

Pembangunan Masjid di Kampung Lemba Dimulai Secara Swadaya, Warga Butuh Bantuan Material

Tanjung Boleng, radartipikor.com — Pembangunan sebuah masjid di Kampung Lemba, Dusun Boleng, Desa Tanjung Boleng, telah dimulai oleh masyarakat setempat secara swadaya. Pekerjaan pembangunan yang dimulai Jumat sore, 2 Januari 2026, sekitar pukul 18.30 WITA itu kini memasuki tahap pondasi setelah warga bergotong-royong mengumpulkan material dan tenaga kerja secara mandiri.

Menurut keterangan Syarif selaku bendahara, pembangunan masjid tersebut berukuran 95 x 11 dan diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp300 juta agar dapat selesai. Pernyataan tersebut disampaikan Syarif di hadapan tim Radar Tipikor saat meninjau lokasi.

Syarif menjelaskan bahwa berkat upaya swadaya warga, saat ini pembangunan telah mampu sampai pada pembongkaran dan pemasangan pondasi. “Berkat swadaya masyarakat untuk membantu meringankan biaya pembangunan tersebut sehingga alhamdulillah bisa bangun pondasinya sekarang,” ujarnya.

Meski demikian, kata Syarif, masih banyak kendala yang harus diatasi terutama terkait ketersediaan material. Ia berharap ada dukungan dari pihak-pihak yang bersedia menyalurkan bantuan berupa material konstruksi seperti cadas, bata ringan, dan besi. “Syarif juga sangat mengharapkan ada bantuan dari pihak-pihak yang bisa membantu kami dengan berupa matrialnya, seperti cadas, bata ringan, dan besi,” katanya.

Untuk mendukung penggalangan dukungan, pihak panitia telah menyiapkan proposal permohonan bantuan. Syarif menyatakan pihaknya siap menerima bantuan material maupun donasi lain yang dapat mempercepat proses pembangunan. “Kami sudah buat proposal untuk meringankan biaya pembangunan mesjid tersebut, bila ada orang orang yang mau menyumbang berupa matrialnya kami sangat bersyukur dan Terima kasih atas bantuan nya,” ujarnya.

Salah satu hambatan teknis yang kini mengganggu kelancaran pekerjaan adalah kekurangan material cadas untuk keperluan timbunan. Menurut Syarif, kebutuhan cadas diperkirakan mencapai sekitar 50 ret sehingga pekerjaan cor tiang belum dapat dilanjutkan. “Untuk sementara kami kesulitan terkait dengan cadas untuk menimbun karna ini perkiraan sekitar 50 ret sehingga aktivitas belum dilanjutkan untuk cor tiang nya tersebut,” tutupnya.

BACA JUGA  Cewek Cantik Ini Tawarkan Open VCS di MiChat

Panitia pembangunan berharap perhatian dari pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, serta donatur perorangan agar proses pembangunan masjid yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial di kampung tersebut dapat segera rampung. Pihak yang ingin membantu diimbau menghubungi panitia setempat untuk koordinasi lebih lanjut. (Red)