Buletin TNIKabupaten BuruKodim Namlea 1506Maluku

Kodim 1506/Namlea Gelar Upacara Bendera 17-an, Dandim Bacakan Amanat Panglima TNI

NAMLEA, radartipikor.com — Pada Senin, 20 April 2026 pukul 08.10 WIT, Kodim 1506/Namlea melaksanakan Upacara Bendera 17-an di Lapangan Asmil Makodim 1506/Namlea, Kabupaten Buru. Upacara berlangsung tertib dan khidmat dengan melibatkan unsur Makodim, Koramil jajaran, Unit Intel Kodim, serta PNS Kodim 1506/Namlea.

Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara dijabat oleh Letkol Inf Heribertus S.I.P., M.I.P., sementara Perwira Upacara dijabat Lettu Inf Ismail Umasugi. Adapun Komandan Upacara dipercayakan kepada Letda Inf Mohammad Riadi. Jalannya upacara dipandu oleh Serka Edy Sucipto selaku pembawa acara.

Pengibaran Sang Merah Putih dilaksanakan oleh Serda Ikbal Kaupagu, Kopda La Adi, dan Kopda Naipon. Sementara itu, pembacaan UUD 1945 dibawakan oleh Sertu Sarifudin Sapulawa, pengucapan Sapta Marga oleh Sertu Aswadi Buton, pengucapan Sumpah Prajurit oleh Kopda La Tono, pengucapan 8 Wajib TNI oleh Praka Heru, serta pembacaan Panca Prasetya Korpri oleh PNS Wahab Salasiwa. Doa dipanjatkan oleh Sertu Ramli Belen, dan ajudan Inspektur Upacara yakni Praka Abd Rahman Kaimudin.

Peserta upacara terdiri atas personel Makodim, Koramil 01, 02, 03, 04, dan 05, Unit Intel Kodim, serta PNS Kodim 1506/Namlea. Rangkaian kegiatan dimulai dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, disusul kedatangan Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pengibaran bendera, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, dan Panca Prasetya Korpri.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan amanat, Andhika Bhayangkari, laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, pembacaan doa, Mars Kodam XV/Pattimura, dan diakhiri dengan Inspektur Upacara meninggalkan lapangan upacara.IMG 20260420 WA0003

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Dandim 1506/Namlea, disampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar TNI. Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi, semangat, dan loyalitas seluruh personel TNI dalam menjalankan tugas di tengah dinamika lingkungan strategis global, regional, maupun nasional yang terus berkembang.

BACA JUGA  Kaku Lea Bumi Dipasangi Sasi Adat, Ada Dugaan Upaya Menutupi Jejak Uang Miliaran dari HI

Berikut pokok amanat yang dibacakan dalam upacara tersebut:

“Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang penuh berkah, saya mengucapkan Minal ‘Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar TNI di manapun berada dan bertugas.”

Panglima TNI juga menegaskan bahwa sejumlah peristiwa besar yang terjadi belakangan ini telah memberi dampak terhadap kondisi bangsa dan kinerja TNI. Ia menyebut situasi konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat masih terus memanas dan berdampak luas terhadap stabilitas politik serta ekonomi global, termasuk memengaruhi kondisi dalam negeri.

Dalam amanat yang sama, Panglima TNI juga menyinggung adanya krisis energi global yang mendorong penerapan kebijakan efisiensi anggaran dan energi, termasuk pelaksanaan work from home setiap hari Jumat. Karena itu, kesiapan dan kewaspadaan terhadap tugas pokok satuan di wilayah masing-masing diminta tetap dijaga secara optimal.

Selain itu, Panglima TNI mengingatkan bahwa berbagai peristiwa hukum yang melibatkan anggota TNI masih terjadi dan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat. Untuk itu, seluruh prajurit dan PNS TNI diminta lebih berhati-hati, teliti dalam bertindak, serta taat terhadap aturan dan hukum yang berlaku.

Ia juga menekankan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, derasnya arus informasi kerap diiringi munculnya opini, berita bohong, dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Oleh sebab itu, setiap prajurit dan PNS TNI diminta menjaga nama baik institusi dengan menyampaikan hal-hal yang positif dan tetap mampu memberikan klarifikasi secara santun apabila institusi TNI dirugikan di ruang publik digital.

Lebih lanjut, Panglima TNI menegaskan bahwa tugas TNI ke depan tidak akan semakin ringan seiring meningkatnya kompleksitas dinamika lingkungan strategis. Untuk itu, ada sejumlah penekanan yang harus menjadi pedoman seluruh prajurit dan PNS TNI, yakni meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI; mengikuti perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan nasional; meningkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak; bersikap bijak terhadap informasi di media sosial; serta menjadi prajurit yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

BACA JUGA  Meski Pernah Ditindak Puluhan Tong Ilegal di Waelata Kembali Marak, Kinerja Polres Buru Dipertanyakan

Amanat tersebut juga menegaskan bahwa seluruh personel TNI harus selalu siap menghadapi perubahan dan tantangan yang terus berkembang, seraya menjaga kehormatan institusi di manapun bertugas.

“Jadilah prajurit yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis.”

Di bagian akhir amanatnya, Panglima TNI menyampaikan harapan agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan dan bimbingan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara bendera tersebut selesai pada pukul 08.50 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Secara umum, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempertegas kesiapsiagaan prajurit dan PNS TNI dalam menyikapi dinamika global, khususnya perkembangan konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang berdampak luas terhadap stabilitas politik dan ekonomi dunia. Di sisi lain, kondisi tersebut turut menuntut adanya langkah efisiensi anggaran dan energi serta penerapan pola kerja yang lebih adaptif di lingkungan TNI.

(Makodim 1506/Namlea)