Minahasa tenggaraPolres MitraPolriSulawesi utara

KAPOLRES MINAHASA TENGGARA HIMBAU MASYARAKAT CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA)

MITRA, Radartipikor.com — Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara terus mengupayakan langkah preventif guna mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kapolres Minahasa Tenggara, AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., secara resmi menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Minahasa Tenggara, Jumat 31/07/2026.IMG 20260731 WA0002

AKBP Handoko Sanjaya menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dari masyarakat. Menurutnya, potensi kebakaran sering kali dipicu oleh kelalaian manusia yang berakibat fatal bagi ekosistem dan kesehatan warga.

“Mencegah lebih baik daripada memadamkan. Lindungi hutan, lindungi masa depan,” ujar Kapolres Minahasa Tenggara.

Guna menekan risiko timbulnya titik api, pihak kepolisian menetapkan lima poin utama imbauan pencegahan Karhutla yang wajib dipatuhi masyarakat:

• Dilarang Membuka Lahan dengan Cara Membakar: Masyarakat dan pemilik kebun diimbau tidak menggunakan metode pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan pertanian baru.

• Bijak Membuang Puntung Rokok: Hindari membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan, terutama di area kebun, hutan, atau kawasan yang dipenuhi semak kering.

• Pastikan Api Unggun Padam Total: Bagi warga atau pemuda yang beraktivitas di alam terbuka, wajib memastikan api unggun telah mati sepenuhnya sebelum meninggalkan lokasi.

• Segera Melapor Jika Melihat Api: Masyarakat diminta aktif melapor kepada pihak berwenang, kepolisian terdekat, atau aparat desa jika menemukan adanya titik api maupun kepulan asap mencurigakan.
Jaga Kelestarian Hutan Bersama:

• Kesadaran menjaga hutan merupakan investasi jangka panjang demi keselamatan masyarakat saat ini serta generasi masa depan.

Jajaran Polres Minahasa Tenggara melalui para personel Bhabinkamtibmas di setiap desa juga dikerahkan untuk gencar melakukan sosialisasi dan patroli di daerah-daerah rawan. Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan diharapkan dapat mewujudkan wilayah Minahasa Tenggara yang aman, kondusif, serta bebas dari ancaman bencana Karhutla.

BACA JUGA  Kabaharkam Polri Komitmen Utamakan Produk Dalam Negeri untuk Almatsus Polri

(Masyar)