Kodim Namlea 1506MalukuNamrole

Dandim 1506/Namlea Gelar Tatap Muka dengan Anggota Koramil di Namrole

Namrole, Radartipikor.com — Komandan Distrik Militer (Dandim) 1506/Namlea, Letkol Inf Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIX Kodim 1506/Namlea, Ny. Endah Heribertus Purwanto, menggelar acara tatap muka dengan anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 1506-02/Leksula dan Koramil 1506-05/Wamsisi beserta ibu-ibu Persit. Kegiatan berlangsung di kantor Koramil Namrole, Desa Waenono, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, pada Kamis (20/11/2025).

Hadir dalam acara tersebut antara lain Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Heribertus Purwanto; Ketua Persit KCK Cabang XXIX Kodim 1506/Namlea Ny. Endah Heribertus Purwanto; Danramil 1506-02/Leksula Kapten Inf Abas Siolon; Danramil 1506-05/Wamsisi Kapten Inf Salem Pusung; serta para anggota dan ibu-ibu Persit dari kedua Koramil tersebut.IMG 20251121 WA0003Dalam sambutannya, Dandim Heribertus menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan dapat bertatap muka langsung dengan seluruh personel dan keluarganya di wilayah Namrole. “Saya ingin memastikan bahwa seluruh anggota beserta keluarga dalam keadaan sehat. Jarak yang jauh dari Namlea tidak mengurangi perhatian kami kepada rekan-rekan yang bertugas di sini,” ujarnya.

Heribertus menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan anggota dan keluarga, apalagi mayoritas usia prajurit di jajaran tersebut sudah di atas 40 tahun. Ia mengingatkan agar seluruh anggota lebih memperhatikan pola makan, istirahat yang cukup, serta aktivitas fisik. “Ketika masih muda, kondisi tubuh cepat pulih. Tetapi sekarang tidak bisa lagi seperti itu — perhatikan pola makan, istirahat yang cukup, dan aktivitas. Jika merasa tidak sehat, jangan ragu untuk berobat. Tidak ada anggota yang malu untuk memeriksakan kesehatan. Rumah tangga yang sehat dimulai dari memperhatikan hal-hal kecil,” jelasnya.

Selain masalah kesehatan, Dandim juga mengingatkan persoalan pribadi dan keluarga harus dikelola dengan baik. Ia menyinggung insiden beberapa waktu lalu terkait seorang anggota yang meninggalkan tugas, dan menegaskan bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya jika dibicarakan. “Jika ada persoalan yang sudah tidak sanggup diatasi sendiri, jangan dipendam. Dapat dibicarakan dengan rekan, atasan, atau sampaikan langsung kepada saya agar kita dapat bersama-sama mencari solusi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut,” kata Letkol Inf Heribertus.

BACA JUGA  Raja Kayu Diduga Rugikan Hutan Meranti; Di Mana Pengawasan Dinas Kehutanan dan DLH Provinsi Maluku?

Heribertus juga mengajak seluruh anggota untuk mensyukuri dan menjaga profesi sebagai prajurit TNI, yang menurutnya bukan perkara mudah karena seleksi yang ketat. Ia meminta agar nama baik satuan selalu dijaga. Selain itu, Dandim menekankan pentingnya keharmonisan rumah tangga dan mengimbau agar setiap konflik dibahas secara baik agar terhindar dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Kekerasan tidak dapat menyelesaikan masalah. Kekerasan dalam rumah tangga berlaku untuk laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu saya menghimbau kepada bapak-bapak dan ibu-ibu, jangan sampai main tangan. Segera selesaikan setiap permasalahan yang dihadapi, jangan dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

Dalam arahannya, Dandim juga memperingatkan bahaya keterlibatan anggota dalam judi online. Menurutnya, keterlibatan tersebut berpotensi berakhir di proses hukum dan dapat menghambat karir anggota. Ia meminta para istri juga waspada terhadap permainan daring yang menyasar anak-anak, serta pentingnya kontrol terhadap penggunaan handphone oleh anak. “Masalah judi online bagi anggota agar jangan sampai coba-coba atau terlibat langsung dalam kegiatan judi online karena saat ini hukumannya sudah cukup berat sampai pada tahap persidangan yang menghambat karir anggota. Perlu juga bagi ibu-ibu agar diwaspadai permainan game yang sasarannya kepada anak-anak; penggunaan handphone bagi anak-anak agar tetap terkontrol,” ujar Heribertus.

Satu lagi yang mendapat perhatian Dandim adalah soal pinjaman online. Ia mengimbau agar sebisa mungkin dihindari karena tidak menyelesaikan masalah, malah memberatkan akibat bunga tinggi dan potensi tereksposnya data pribadi. Jika ada kebutuhan mendesak, ia meminta agar peminjaman dilakukan sesuai aturan dan hati-hati. “Pinjaman online sebisa mungkin dihindari karena tidak dapat menyelesaikan masalah. Sebaliknya sangat memberatkan karena selain bunganya sangat tinggi juga data pribadi kita akan terekspos. Apabila ada kebutuhan maka lakukan pinjaman sesuai dengan aturan dan tidak memberitahukan [data], tetapi alangkah baiknya agar tetap mengatur keuangan; hiduplah sesuai dengan keadaan dan kemampuan kita,” pesan Heribertus.

BACA JUGA  APH dan DPRD Maluku Dinanti Ketegasan soal Dugaan Pelanggaran Izin, Dana Siluman, hingga Gratifikasi 

Acara tatap muka tersebut berlangsung hangat dan diisi dialog antara pimpinan dengan anggota serta keluarga, sebagai upaya mempererat komunikasi, meningkatkan kesejahteraan, dan menjaga profesionalisme prajurit di wilayah tugas masing-masing.

 

Pewarta: Rin.