Img 20230127 095709

Bupati Soppeng H A. Kaswadi Ikuti Rakoor dan Penanda tangananan MoU APIP dan APH Secara Virtual

Soppeng, RadarTipikor.Com – Rapat Koordinasi Inspektur Daerah Seluruh Indonesia Tahun 2023 sekaligus penandatangan MOU antara Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) di Ruang SCC La Mataesso, Kantor Bupati Soppeng Rabu, 25/1/2023

Pelaksana:

Kegiatan yang berlangsung secara video conference tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
diikuti oleh Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE, Kapolres Soppeng bersama jajaran, Kajari Soppeng bersama jajaran.

Rapat Kordinasi Inspektur Daerah Tahun 2023 dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil rapat Forkopimda bersama Presiden Republik Indonesia dimana kegiatan rakor ini ada 4 kegiatan utama yaitu Penandatanganan Nota kesepahaman, launching Aplikasi APIP Lapor, penandatanganan terkait kerjasama Pengawasan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan serta diskusi panel.

Rapat kordinasi yang dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A, Ph.D dalam sambutannya mengatakan, kegiatan rakor ini menjadi atensi bapak presiden karena meskipun Negara ini bersifat desentralisasi akan tetapi dari segala tanggung jawab pemerintah semuanya akan bermuara ke pemerintah pusat.

Berangkat dari hal itulah tambah Tito, maka penggunaan anggaran harus efektif dan efisien, akan tetapi untuk mencapai efektif dan efisien itu maka kepala daerah bersama jajarannya harus cermat dalam memperhatikan sasaran kegiatan.

Dalam hal untuk mendukung semua itu maka diperlukan optimalisasi APIP dimana APIP berperan sebagai Quality Assurance yaitu menjamin bahwa suatu kegiatan dapat berjalan secara efektif dan efisien serta sesuai dengan aturannya dalam mencapai tujuan organisasi.

Titik berat dari pelaksanaan tugas pengawasan adalah mencegah terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan program kegiatan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta memperbaiki kesalahan- kesalahan yang telah terjadi untuk dijadikan pelajaran agar tidak terulang dimasa yang akan datang. (**)