Silaturahmi Perdana di Pulau Medang, Tim 8 GiGi dan Kades Terpilih Syarifuddin Disambut Warga
BATU TIGA | RADARTIPIKOR.COM — Rombongan Tim 8 GiGi, tim pemenangan calon nomor urut 03, Syarifuddin, S.I.P., yang terpilih sebagai Kepala Desa Batu Tiga, dijadwalkan melakukan silaturahmi pertama di Dusun Pulau Medang, Desa Batu Tiga, pada Sabtu (03/09/2026).
Kegiatan tersebut digelar atas antusiasme masyarakat Dusun Pulau Medang yang mengundang Syarifuddin untuk menghadiri acara makan bersama sekaligus melepaskan nazar atas kemenangan yang diraihnya dalam Pemilihan Kepala Desa Batu Tiga.
Kehadiran rombongan Tim 8 GiGi bersama Syarifuddin disambut langsung oleh Bapak Halillah, Imam Masjid Nurul Hasanah, serta sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, dan barisan ibu-ibu dengan penuh kegembiraan atas kemenangan Syarifuddin.
Dalam kesempatan tersebut, Syarifuddin menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat dan tim pendukung di Dusun Pulau Medang yang telah memberikan dukungan serta ikut berjuang hingga dirinya dipercaya dan terpilih sebagai Kepala Desa Batu Tiga.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dan perjuangan tim di Dusun Pulau Medang sehingga saya dapat dipercaya dan terpilih menjadi Kades Batu Tiga,” ujar Syarifuddin di hadapan pimpinan Radar Tipikor Mabar.
Suasana silaturahmi semakin menarik ketika calon Kepala Desa nomor urut 04, Rustam, turut hadir di tengah-tengah warga Pulau Medang. Rustam menyampaikan ucapan selamat kepada Syarifuddin atas terpilihnya sebagai Kepala Desa Batu Tiga.
Rustam juga menyampaikan sikap terbuka dan menerima hasil pemilihan secara sportif di hadapan warga dan para pendukungnya di Pulau Medang. Menurutnya, meskipun sebelumnya mereka sama-sama bertarung dalam kontestasi Pilkades, hasil pemilihan harus diterima dengan lapang dada.
“Kita harus menerima atas kekalahan dengan lapang dada walaupun kemarin kami sama-sama bertarung calon kades,” ungkap Rustam.
Kehadiran Rustam dan sikapnya dalam menerima hasil Pilkades mendapat perhatian dari warga Pulau Medang. Warga mengaku bangga melihat dua calon yang sebelumnya bersaing dalam kontestasi kepala desa dapat kembali bertemu dalam suasana kekeluargaan setelah proses pemilihan berakhir.
“Warga merasa bangga ketika melihat di antara calon yang saling menerima atas kekalahan dan kemenangan, meskipun kemarin mereka sama-sama ikut bertarung calon kades,” ujar salah seorang warga setempat.
Fijay

