Gunung BotakMahasiswa BuruMalukuTambang Ilegal

KAMMI Buru : Mendukung Penertiban Tambang Gunung Botak,Dorong Tata Kelola Berkeadilan dan Berkelanjutan

Namlea, Radartipikor.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Buru menyatakan dukungan penuh terhadap langkah TNI dalam melakukan penertiban kawasan tambang emas ilegal gunung botak, Pulau Buru.

Dukungan ini disampaikan oleh Ketua KAMMI Buru, Jihan Papalia mengatakan bahwa langkah penertiban yang dilakukan merupakan bagian penting dalam menciptakan sistem pertambangan yang lebih tertib, aman, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Menurutnya penataan ini bukanlah bentuk pembatasan terhadap masyarakat, melainkan upaya menghadirkan kepastian hukum dan perlindungan bagi para penambang,” ujar Jihan.

“Penertiban ini adalah langkah strategis untuk memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor ini,” terang Jihan.

Ia juga mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan oleh TNI bersama pihak terkait, yang mengedepankan sosialisasi dan mitigasi sebelum pelaksanaan penertiban. Hal ini dinilai penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,”ucap ketua KAMMI

“Kami melihat adanya keseriusan dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa negara hadir bukan untuk menekan, tetapi untuk menata demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, KAMMI Buru menekankan bahwa pengelolaan tambang yang baik harus mampu menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Oleh karena itu, penertiban ini diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pertambangan yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan.

“Kami berharap ke depan ada sistem yang lebih transparan, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat lokal, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Jihan.

KAMMI Buru juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para penambang, untuk mendukung langkah penertiban ini dengan tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan penataan tambang tidak hanya bergantung pada pemerintah dan aparat, tetapi juga pada kesadaran bersama.

BACA JUGA  Kodim 1506/Namlea Gelar Upacara Khidmat Peringatan Hari Bela Negara ke-77

Di akhir pernyataannya, Jihan Papalia menegaskan bahwa KAMMI Buru siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif dalam mengawal kebijakan pengelolaan tambang di Kabupaten Buru agar tetap berpihak pada kesejahteraan rakyat.

“Ini adalah langkah awal menuju tata kelola tambang yang lebih baik. Kami siap mengawal agar kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

(Rin)