Musda ke-VI Partai Golkar Buru Berlangsung Sukses, Panitia Diapresiasi
NAMLEA, radartipikor.com – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buru, M. Rum Suplestuny, memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Partai Golkar Kabupaten Buru. Apresiasi disampaikan di sela-sela acara yang berlangsung di lobi utama Kai Nawa Hotel, Kota Namlea, pada Jumat (10/4/2026).
Suplestuny mengucapkan terima kasih atas kerja maksimal seluruh panitia sehingga pembukaan musda dapat berlangsung lancar, aman, dan sukses.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua panitia yang telah bekerja maksimal sehingga pembukaan Musda Partai Golkar Kabupaten Buru kali ini berlangsung lancar, aman, dan sukses,” ujar Suplestuny.
Sebelum acara resmi dibuka, Ketua Panitia Musda, Agus Prayitno, menjelaskan bahwa dalam musda lima tahunan ini terdapat tiga figur yang resmi bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Partai Golkar Kabupaten Buru. Ketiga kandidat tersebut adalah:
· Muhammad Rum Suplestuny
· Jaidun Saa’nun
· Rustam Mahulrtte
“Ketiga figur kandidat tersebut resmi berlaga dalam merebut kursi kepemimpinan DPD II Golkar Kabupaten Buru setelah mengembalikan berkas formulir ke meja panitia,” ujar Agus Prayitno.
Agus Prayitno menambahkan bahwa musda kali ini berlangsung lebih meriah karena dihadiri langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku sekaligus mantan Ketua Badko HMI Maluku-Maluku Utara, Umar A. Lessy, serta Wakil Ketua Bapilu Buru dan Buru Selatan yang kini juga menjabat Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisyutta, dan Bupati Buru, Ikram Umasugi.
Acara ini juga melibatkan fungsionaris dan pengurus Partai Golkar dari 10 kecamatan se-Kabupaten Buru, para pemangku kepentingan (stakeholder), Forkopimda, pimpinan kecamatan, organisasi agama, tokoh pemuda, tokoh adat, OKP Cipayung Plus Cabang Buru, organisasi sayap partai Golkar, serta tamu undangan lainnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sidang paripurna pleno I pemilihan ketua DPD II Partai Golkar Buru periode 2026-2031 berlangsung alot dan penuh dinamika, namun tetap humanis. Dalam sidang tersebut terjadi tarik-menarik argumen antarpeserta terkait aturan dan tata tertib.
Salah satu persoalan yang mengemuka adalah adanya sebagian peserta yang mengantongi mandat ganda, yang dapat mempengaruhi keabsahan suara sah peserta pleno. Kondisi ini menyebabkan sidang pleno I tidak dapat dilanjutkan.
Ketua DPD II Partai Golkar Buru, M. Rum Suplestuny, saat menutup sidang di balkon Kai Nawa Hotel sekitar pukul 12.10 WIT, menyampaikan bahwa sidang pleno I diskorsing (ditunda) dan akan dilanjutkan kembali di Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Buru, Jalan Pandopo I, Kota Namlea, pada Sabtu (11/4/2026) pukul 10.00 WIT.
(Rin)

