Gunung BotakHukrimKabupaten BuruMalukuNamleaTrendingViral

Dua Oknum Polisi Dilaporkan Pukul Penambang di Gunung Botak, Kasus Ditangani Propam

NAMLEA radartipikor.com – Dua oknum kepolisian yang bertugas di Polres Buru dilaporkan melakukan tindak pemukulan terhadap sejumlah penambang di kawasan tambang emas Gunung Botak. Kasus ini kini ditangani oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Buru.

Peristiwa tersebut terjadi di area Tanah Merah, kawasan tambang emas Gunung Botak, pada Minggu (15/3/2026) dini hari sekitar pukul 05.00 WIT. Kedua oknum berinisial Brigpol B dan Briptu H disebut-sebut sebagai pelaku pemukulan.

Menurut keterangan sejumlah korban yang enggan disebutkan identitasnya, insiden berawal saat kedua oknum polisi masuk ke dalam basecamp penambang dan meminta material tambang. Permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena material memang tidak tersedia.

“Saya sedang bermain handphone, tiba-tiba muncul dua oknum polisi dan langsung meminta material secara paksa. Kami sampaikan belum dapat material, kemudian mereka langsung memukul para korban,” ungkap salah seorang korban kepada Radartipikor.com, Minggu (15/3/2026) malam.

Para korban menduga kedua oknum tersebut dalam kondisi mabuk berat saat kejadian berlangsung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya merupakan anggota Satgas Pengamanan di kompleks Tanah Merah, kawasan tambang emas Gunung Botak.

IMG 20260316
Foto : Oknum Polisi Brigpol B dan seorang korban
Korban Alami Kekerasan Fisik

Dalam kejadian tersebut, seorang korban dikabarkan dipukul menggunakan senjata, sementara korban lainnya menjadi sasaran tempeleng. Berikut identitas para korban yang menjadi korban pemukulan:

1. Muhamad Baim (21), asal Kolaka

2. Fery (32), asal Makassar

3. Vikram (29), asal Bulukumba/Makassar

4. Agam (30), asal Kolaka

5. Aswal (22), asal Makassar

Seorang korban lainnya menambahkan bahwa Briptu H diduga membawa senjata dan sempat membongkar tas penambang untuk mencari uang. Meskipun tidak menemukan uang, handphone milik korban sempat diambil namun kemudian dikembalikan.

Propam Polres Buru Akan Proses Kasus

Menanggapi kejadian tersebut, Kasi Propam Polres Buru, AKP Zainal, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menyampaikan terima kasih atas informasi yang diterima dan meminta para korban segera melapor.

BACA JUGA  Anggota Polsek Waeapo Brigpol Dwiyanto Bersama Yayasan Al-Ilsah dan PT.Hutama Karya Jaya Konstruksi lakukan Kegiatan Sosial Perbaiki Jalan

“Tolong arahkan korban besok datang melapor agar kami bisa melakukan pemeriksaan terhadap pelaku-pelaku pemukulan,” ujar AKP Zainal.

Hingga berita ini diturunkan, kedua oknum polisi tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemukulan yang dialamatkan kepada mereka.

(RT.RH)