Longsor Ancam Rumah Warga di Desa Watu Nggelek Manggarai Barat, Tim Gabungan Lakukan Penanganan Cepat
LABUAN BAJO, radartipikor.com – Bencana longsor menerjang Tembok Penahan Tanah (TPT) di depan rumah seorang warga di RT 01, Dusun Bontang, Desa Watu Nggelek, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 06.00 WITA, dan segera ditangani oleh Babinsa Desa Watu Nggelek, Koptu I Ketut Triana, yang menerima laporan langsung dari salah seorang warga setempat pada pukul 08.00 WITA.
Menurut laporan yang diterima, longsor tersebut mengancam keselamatan rumah milik Ibu Veronika Limut, seorang janda berusia 56 tahun yang berprofesi sebagai petani. Kondisi rumah korban saat ini masih dinyatakan aman, namun jarak longsor telah mencapai depan halaman rumah, sehingga memerlukan tindakan preventif segera untuk mencegah perluasan kerusakan.
Sebagai respons cepat, tim gabungan yang terdiri dari Babinsa, Polsek Komodo, perangkat desa, dan warga masyarakat langsung melakukan upaya penanganan. Langkah-langkah yang diambil mencakup pembersihan lokasi longsor serta antisipasi dini guna menghindari pelebaran area terdampak. Selain itu, dilakukan penutupan sementara menggunakan terpal untuk mencegah air hujan langsung mengalir ke lokasi longsor, yang dapat memperburuk situasi mengingat potensi curah hujan tinggi di wilayah tersebut.
Dampak dari kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, dengan kerugian jiwa tercatat nihil. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp20.000.000, terutama akibat kerusakan pada struktur penahan tanah dan potensi ancaman lebih lanjut terhadap properti korban.
Dalam kegiatan penanganan tersebut, turut hadir Kapolsek Komodo beserta tujuh anggota kepolisian, Kepala Desa Watu Nggelek bersama seluruh perangkat desa, Babinsa Desa Watu Nggelek, Bhabinkamtibmas Desa Watu Nggelek, serta masyarakat Desa Watu Nggelek. Kehadiran mereka mencerminkan koordinasi lintas instansi dan partisipasi aktif warga dalam menghadapi bencana alam, yang sering terjadi di daerah pegunungan dan rawan longsor seperti Manggarai Barat.
Pihak berwenang terus memantau situasi untuk memastikan tidak ada eskalasi risiko, sambil mengimbau masyarakat setempat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serupa, terutama di musim hujan. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya infrastruktur penahan tanah yang lebih kuat di wilayah pedesaan. (Red)

