Kab. Manggarai BaratLabuan bajoNttPembangunanTrending

Jembatan Desa Talapiti Rusak Parah Sejak Banjir Bandang, Warga Tagih Janji Pemda

LABUAN BAJO | RADARTIPIKOR.COM — Kondisi jalan dan jembatan di Desa Talapiti yang rusak parah sejak diterjang banjir bandang tahun lalu kembali menjadi sorotan. Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah warga dan warganet mempertanyakan kapan pemerintah daerah melakukan perbaikan terhadap akses penghubung yang hingga kini belum juga ditangani.

Warga menyindir lambannya penanganan kerusakan tersebut. Mereka mempertanyakan kepastian waktu perbaikan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan hingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Sebelumnya, pemerintah daerah disebut telah menjanjikan bahwa perbaikan akan dilakukan secepatnya. Namun, menurut keterangan warga, hingga saat ini pekerjaan perbaikan belum juga terealisasi.

Kondisi tersebut memunculkan kekecewaan masyarakat yang berharap akses penghubung itu segera diperbaiki agar dapat kembali digunakan dengan aman.IMG 20261009 WA0001

Dampak kerusakan jalan dan jembatan juga dikhawatirkan menghambat mobilitas serta aktivitas ekonomi warga yang sangat bergantung pada jalur tersebut.

Seorang warga mengatakan, kerusakan jembatan sudah berlangsung cukup lama, tetapi belum terlihat adanya perbaikan yang diharapkan masyarakat.

“Lalu bagaimana nasib masyarakat kalau hujan deras?” ujar warga tersebut.

Pertanyaan itu mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi jembatan, terutama ketika hujan deras kembali terjadi dan berpotensi memperburuk keadaan.

Warga pun mendesak pemerintah daerah agar segera merealisasikan janji perbaikan, bukan sekadar menyampaikan bahwa pengerjaan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Kami sampai saat ini mendesak dan menagih pemerintah daerah supaya segera melakukan perbaikan jembatan yang ada di Desa Talapiti,” ungkap warga.

Kekecewaan masyarakat semakin terlihat karena kerusakan yang terjadi sejak banjir bandang tahun lalu dinilai belum mendapatkan penanganan yang memadai.

“Ini semakin rusak parah akibat pemerintah daerah sedang tidur dan tutup mata,” ujar warga dengan nada kecewa.

BACA JUGA  Dinsos Manggarai Barat Salurkan Bantuan Kepada Sejumlah Korban Bencana Kebakaran di Pasar Wae kesambi

Warga Nekat Melintas Meski Kondisi Jembatan Berbahaya

Di tengah belum adanya perbaikan, jembatan yang rusak tersebut masih menjadi akses yang dilewati warga Desa Talapiti. Meskipun kondisinya dinilai berbahaya, masyarakat tetap nekat melintas karena membutuhkan jalur penghubung untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Situasi ini menambah kekhawatiran warga, terlebih apabila hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menangani kerusakan jalan dan jembatan di Desa Talapiti sebelum kondisi semakin memburuk dan menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar soal infrastruktur yang rusak, melainkan juga menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.

Hingga saat ini, berdasarkan keterangan warga, perbaikan yang dijanjikan pemerintah daerah belum juga terealisasi. Warga pun terus menagih kepastian agar penanganan kerusakan jalan dan jembatan di Desa Talapiti segera dilakukan.

 

(Fijay)