Kondisi sekolah SMP, Negri 9 wasile desa Loleba kecamatan wasile selatan Rusak parah, Pemerintah diharap untuk segera turun langsung
Radar Tipikor/31/01/2024/ Halmahera timur,,(Haltim)
Sekolah ada lah salah satu Rumah masa depan bagi anak cucu kita untuk ke depan nya nanti, bagaimana kalau rumah masa depan itu sudah rusak parah dan sudah tidak bisa di tempati oleh para guru, rumah dinas para tenaga guru ketika pihak awak media datang ber kunjung langsung teryata benar apa yang di sampai kan oleh para orang orang tua murid atau anak didik ternyata rumah dinas guru sudah tidak bisa di fungsi kan begitu juga dengan ruang perpustakaan
Bahkan bukan cuma dari segi rumah dinas guru dan perpustakaan yang rusak parah ada juga yang lebih di utama kan ya itu sumber Air bersih di sekolah pun tidak ada, bangunan WC yang sudah tidak bisa di fungsi kan oleh guru guru yang ada, tak jarang siswa dan siswi jika kebelet untuk buang air harus lari ke hutan dikarenakan kondisi toilet yang rusak, banyak nya orang tua murid di desa Loleba mengeluh soal kekurangan yang ada di sekolah di mana anak anak mereka belajar

Kata orang tua murid bagai mana anak anak kita SDM nya mau ber tambah sementara guru guru mereka pergi pulang dari desa Loleba ke desa Subaim yang jarak nya kurang lebih menempuh 4 jam perjalanan karna di akibat kan rumah dinas guru sudah rusak dan tidak bisa di fungsi kan kami selaku orang tua murid yang ada di desa Loleba kecamatan Wasile selatan kabupaten Halmahera timur meminta kepada pemerintah maluku utara segera di perhatikan Rumah dinas para guru guru di SMP Negri 9,wasile, Gubernur maluku utara Al yasin Ali yang di kenal Luas dengan sapaan Aba Acim segera turun Langsung di sekolah SMP Negri 9,wasile di desa Loleba kecamatan wasile selatan agar melihat situasi dan kondisi sekolah karna tanpa sekolah Kita tidak mungkin ada yang menjadi kepala dinas jendral DPR Gubernur bahkan menjadi presiden kalau bukan rumah sekolah yang mengajar kan kita ber bekal ilmu kependidikan karna tanpa peran se orang guru kita tidak bisa ber buat apa apa kalau bukan didikan dari para guru guru yang ber upaya menjadikan cita cita anak anak didik ter wujud dari peran kerja keras oleh se orang guru. ungkap orang tua murid
(Dodi)

