IDXIHSGJakartaLatest UpdatesNasional

IHSG Anjlok Lebih dari 8 Persen di Awal Perdagangan, BEI Langsung Trading Halt

Jakarta, radartipikor.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok tajam pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026. Pada pembukaan pra-perdagangan pukul 08.58 WIB, indeks turun 469,85 poin atau 8,01 persen ke level 5.393,92.

Penurunan yang menembus ambang batas 8 persen tersebut memicu Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan selama 30 menit. Tindakan ini dilakukan sesuai Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Perdagangan kemudian dilanjutkan kembali sekitar pukul 09.30 WIB.

Tekanan jual sangat dominan di pasar. Sebanyak ratusan saham melemah, sementara hanya segelintir yang berhasil menguat. Hampir seluruh sektor berada di zona merah. Sektor infrastruktur, energi, dan barang baku termasuk yang mengalami pelemahan terdalam.

Kapitalisasi pasar juga sempat tergerus signifikan. Pada sesi pertama, IHSG terus tertekan dan sempat anjlok lebih dalam hingga mencapai 10,76 persen ke level 5.233.

Pelemahan tajam ini dipicu isu dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Lembaga penyedia indeks global tersebut membuka konsultasi terkait kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market. Rencana tersebut menimbulkan kekhawatiran dan memicu aksi jual dari sejumlah investor.

BEI menyatakan akan meminta klarifikasi kepada MSCI terkait usulan tersebut. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menekankan bahwa BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan transparansi, integritas, dan kualitas pasar modal Indonesia.

Pelaku pasar diminta untuk tetap berhati-hati dan mencermati perkembangan selanjutnya terkait status pasar saham nasional.

 

(Red)

BACA JUGA  Panglima TNI Anugerahi Kapolri 3 Bintang Utama, Darat Udara dan Laut