Kab. Manggarai BaratLabuan bajoNtt

Sosialisasi dan Akad Massal KUR Provinsi NTT di Manggarai Barat, Menteri UMKM RI Hadir

LABUAN BAJO, radartipikor.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia menggelar Sosialisasi dan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya strategis peningkatan akses pembiayaan usaha mikro. Kegiatan berlangsung di Aula Setda Kabupaten Manggarai Barat pada Selasa (28/4/2026) pukul 15.00 Wita.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman; Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena; Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro, M. Riza Adha Damanik; Staf Khusus Menteri UMKM, Syahmud Basri Ngabalin; Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E.; Wakil Bupati Ende, Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes.; serta para pengusaha mikro di Kabupaten Manggarai Barat.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro, M. Riza Adha Damanik, menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian bangsa. Ia menekankan bahwa KUR hadir sebagai instrumen pemberdayaan dan penumbuhan semangat wirausaha.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap capaian penyaluran KUR di Provinsi NTT dan mengingatkan tiga hal penting: manfaatkan dana KUR dengan baik dan tepat sasaran, patuh dan disiplin membayar cicilan, serta lengkapi legalitas usaha.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan bahwa program KUR hadir sebagai solusi permodalan dengan bunga ringan dan persyaratan mudah. Ia berpesan kepada para penerima dana KUR agar menggunakan dana tersebut secara bijak dan tidak konsumtif, menjaga kepercayaan dengan membayar angsuran tepat waktu, dan berinovasi memanfaatkan teknologi serta potensi pariwisata di Manggarai Barat.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pembiayaan antara Kementerian UMKM dengan Bank NTT, kemudian kegiatan akad massal KUR.

BACA JUGA  Radar Tipikor Bersilaturahmi dengan Dandim 1630 Manggarai Barat

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa KUR hadir dengan tiga keunggulan utama: suku bunga rendah (6% efektif per tahun), tidak memerlukan agunan tambahan, serta proses mudah dan persyaratan sederhana. Ia mengingatkan agar dana KUR digunakan untuk modal kerja dan investasi usaha, bukan untuk keperluan konsumtif. Beliau juga meminta perbankan penyalur memberikan pelayanan prima dan mempermudah prosedur.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama pada pukul 17.20 Wita dalam situasi aman dan tertib.

 

(Redaksi)