Ruas Jalan di Jembatan Waeapo Alami Kerusakan Serius dan Butuh Perbaikan Segera, Ini Tanggung Jawab Siapa?
Namlea, Radartipikor.com – Jembatan Waeapo yang menghubungkan beberapa kota kecamatan di Kabupaten Buru, Maluku, kini mengalami kerusakan serius pada ruas jalan di atasnya, sehingga memerlukan perbaikan secepatnya. Namun, hingga saat ini, belum ada perhatian serius dari instansi terkait untuk menangani masalah ini, meninggalkan kekhawatiran bagi para pengguna jalan yang sering melintas.
Berdasarkan pantauan Radartipikor.com di lapangan, Jembatan Waeapo merupakan akses penghubung vital antara Kota Kecamatan Lolong-Guba, Waelata, dan Teluk Kaiely. Kondisi kerusakan yang terlihat cukup memprihatinkan ini telah menjadi perhatian masyarakat setempat, karena berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas sehari-hari di wilayah tersebut.
Pasalnya, ruas jalan tersebut nampak seperti kolam-kolam besar yang tergenang air apabila tiba musim hujan. Kerusakan pada ruas jalan itu dikabarkan telah mengalami kerusakan sudah cukup lama, namun selama ini belum ada kepedulian dari pemerintah,” ujar seorang pengemudi roda empat kepada media ini yang enggan namanya diberitakan, pada Minggu sore (16/11/2025) kemarin.
Menurut sumber tersebut, kendati ruas jalannya telah rusak sejak Tahun 2023 sampai saat ini, tapi belum ada tanda-tanda pemerintah untuk memperbaikinya. Kondisi ini semakin memperburuk situasi, terutama bagi para pengemudi yang harus berhati-hati saat melintas, karena risiko kecelakaan meningkat akibat permukaan jalan yang tidak rata dan berlubang.
“Kami sebagai pengemudi sering mengalami kesulitan saat melewati apalagi saat musim penghujan dikarenakan berkolam-kolam besar yang ada di jembatan tersebut sering digenangi air. Olehnya itu, kami sangat mengharapkan agar pemerintah secepatnya dapat memperbaiki ruas jalan tersebut,” harap sumber.
Keluhan ini mencerminkan dampak nyata dari kerusakan infrastruktur yang tidak segera ditangani, di mana para pengguna jalan merasa terganggu dalam aktivitas sehari-hari mereka. Harapan masyarakat agar perbaikan dilakukan segera menjadi semakin mendesak, mengingat jembatan ini adalah jalur utama yang mendukung mobilitas antar-kecamatan di Kabupaten Buru.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PUPR Provinsi Maluku di Ambon belum bisa dihubungi guna dikonfirmasi terkait dengan kerusakan ruas jalan yang terdapat di Jembatan Waeapo. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai tanggung jawab siapa sebenarnya dalam pemeliharaan infrastruktur vital seperti ini, apakah pemerintah daerah atau provinsi yang harus bertindak lebih proaktif.
Pewarta: (Rin)

