Kapolda Sulut Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Tambahan Tiga Lantai
Manado, radartipikor.com Humas Polda Sulut – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie secara resmi memimpin acara peletakan batu pertama pembangunan konstruksi tambahan gedung tiga lantai di lingkungan Markas Besar Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Utara, Jumat (23/5/2025). Acara simbolis ini menandai dimulainya proyek strategis untuk meningkatkan kapasitas layanan publik dan mendukung operasional kepolisian yang lebih efektif.
**Hadiri Acara, Para Pejabat Utama dan Tokoh Agama**
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polda Sulut, di antaranya Karo Logistik Polda Sulut Kombes Pol Ahmad Surbana, Para Pejabat Utama (PJU) Polda, Kapolresta Manado, serta perwakilan pelaksana proyek konstruksi. Turut hadir memberikan doa restu, Pendeta Novita Kaligis, S.Th., yang mewakili keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan ini.
**Target 210 Hari dengan Luas 1.388,16 m²**
Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Pol Roycke Harry Langie menjelaskan bahwa proyek ini akan berlangsung selama **210 hari kalender**, dimulai pada 20 Mei 2025 dan ditargetkan tuntas pada 15 Desember 2025. Adapun luas total bangunan tambahan tiga lantai ini mencapai **1.388,16 meter persegi**, dengan perincian sebagai berikut:
– Lantai 1: 500,99 m²
– Lantai 2: 443,59 m²
– Lantai 3: 443,59 m²
“Pembangunan ini bukan sekadar perluasan ruang fisik, melainkan upaya menata kawasan Mapolda Sulut agar lebih terorganisir, aman, dan nyaman, baik bagi personel Polri, ASN, maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan,” tegas Roycke.
**Selaras dengan Panca Siap Polri dan Program Prioritas**
Kapolda menekankan, proyek ini merupakan implementasi dari Panca Siap Polri, yakni:
1. Siap Diri
2. Siap Mako
3. Siap Data
4. Siap Operasional
5. Siap Siaga
Selain itu, pembangunan gedung tambahan juga sejalan dengan **8 Program Kebijakan Kapolda Sulut**, khususnya poin pemantapan kualitas pelayanan publik, serta mendukung **16 Program Prioritas Kapolri** dalam peningkatan standar layanan kepolisian. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjawab dinamika kebutuhan operasional yang terus berkembang, seiring pertambahan personel dan kompleksitas tugas,” ujar Roycke.
**Dampak bagi Personel dan Masyarakat**
Roycke berharap, kehadiran gedung baru ini dapat meningkatkan semangat dan kinerja seluruh personel Polda Sulut. “Dengan ruang kerja yang lebih memadai, kami optimis pelayanan kepada masyarakat akan semakin prima. Mari kita jaga bersama marwah Mapolda Sulut sebagai tempat pengabdian, sekaligus simbol sinergi antara kepolisian dan warga,” ajaknya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam memastikan proyek berjalan lancar. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran logistik, kontraktor, dan seluruh stakeholder yang terlibat. Keberhasilan pembangunan ini adalah bukti soliditas kita bersama,” tambahnya.
**Penutup dengan Doa dan Harapan**
Acara peletakan batu pertama ditutup dengan doa yang dipimpin Pdt. Novita Kaligis, S.Th., sebagai bentuk pengharapan agar pembangunan gedung berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat Sulawesi Utara. “Kami berdoa agar gedung ini kelak menjadi sarana pengabdian yang memberkati banyak pihak,” ucap Novita.
—
Laporan: Syah maslom
Editor: Tim redaksi

