Operasi Antik Salawaku 2026: Polres Buru Gandeng BNNK dan POM AD Sisir Hiburan Malam, Hasil Bersih Bebas Narkoba
Namlea, Radartipikor.com – Menutup celah peredaran barang haram, Polres Buru bergerak tegas bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buru dan Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) melancarkan Operasi Antik Salawaku 2026. Gempuran antinarkoba ini menyasar tempat hiburan malam, hotel, hingga penginapan yang menjadi titik rawan di wilayah Namlea.
Gerakan penggeledahan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Buru, IPTU Dede Samsi Rifai, S.H. Operasi ini menjadi langkah nyata mencegah sekaligus memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika di bawah naungan hukum Polres Buru.
Sisir Lokasi Rawan, Periksa Ketat Pengunjung dan Petugas
Tim gabungan turun ke lapangan menyisir sejumlah titik di Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Sasaran utama meliputi tempat hiburan malam seperti Kafe 69, Kafe LL, Kafe Royal, dan Kafe New. Di setiap lokasi, petugas melakukan pemeriksaan ketat mulai dari pengecekan identitas, penggeledahan, hingga tes urin terhadap pengunjung maupun pelayan yang bertugas.
Tidak hanya sektor hiburan, operasi juga merambah ke tempat akomodasi. Tim turun tangan di Hotel Kainawa dan Penginapan Caca, melakukan tes urin kepada para tamu yang sedang menginap.
Dari seluruh rangkaian pemeriksaan, tercatat sebanyak 32 orang diperiksa yang terdiri atas 15 pria dan 17 wanita. Hasilnya sungguh melegakan: seluruh peserta tes dinyatakan negatif menggunakan narkoba.
Pesan Tegas: Narkoba Hancurkan Masa Depan, Jauhi Segera
Di sela-sela kesibukan razia, Kasat Resnarkoba IPTU Dede Samsi Rifai bersama Kepala BNNK Buru, Lulu Assagaf, menyampaikan imbauan yang tegas kepada masyarakat, pengunjung, maupun pengelola tempat hiburan.
“Kami mengingatkan agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan, tetapi juga berdampak buruk pada lingkungan sosial dan berujung pada proses hukum yang berat,” tegas IPTU Dede di hadapan warga.
Senada dengan itu, Kepala BNNK Buru, Lulu Assagaf, menekankan peran krusial masyarakat sebagai benteng utama menjaga lingkungan agar terbebas dari ancaman bahaya narkoba.
Sinergi Tiga Pilar Wujudkan Buru Aman dan Bersih
Operasi Antik Salawaku 2026 ini bukan sekadar razia sesaat, melainkan wujud nyata sinergi kuat tiga pilar keamanan: Polres Buru, BNNK Buru, dan POM AD. Kolaborasi ini dibangun untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang benar-benar aman serta kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Buru.
Selain itu, langkah ini bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku yang berniat jahat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Polres Buru pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif memerangi musuh bersama ini.
Masyarakat diminta untuk meningkatkan kepedulian, berani melapor segera kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi penyalahgunaan, serta bahu-membahu membangun lingkungan yang sehat, aman, dan sepenuhnya bebas dari jeratan narkoba.
(Rin)

