Bupati BuruKabupaten BuruMalukuNamlea

Rp79,2 Miliar Angin Segar bagi Fiskal dan Ekonomi Buru, Bupati Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Prabowo

Namlea, Radartipikor.com – Pemerintah Kabupaten Buru menerima dukungan dana strategis senilai Rp79,2 miliar dari Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden H. Prabowo Subianto. Bantuan ini tertuang resmi dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026, menjadi penopang utama stabilitas keuangan daerah dan percepatan pelayanan publik.

Menyambut kabar gembira ini, Bupati Buru, Ikram Umasugi, SE, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden beserta jajaran pemerintah pusat atas perhatian nyata yang diberikan kepada tanah Buru.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan strategis ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kelangsungan fiskal daerah serta kelancaran pelayanan publik di Kabupaten Buru,” ujar Bupati Ikram dalam keterangan resminya, Kamis (13/8/2026).IMG 20260813 WA0016

Bupati menjelaskan, dana sebesar Rp79,2 miliar ini bukan sekadar aliran bantuan biasa, melainkan akumulasi dari tiga pos penting anggaran negara:

1. Penyesuaian Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2026;

2. Penyaluran Kurang Bayar Dana Bagi Hasil (DBH) hingga Tahun Anggaran 2024;

3. Penyaluran Dana Transfer Daerah (TDF) Tahun Anggaran 2026.

Dalam pengelolaannya, Pemerintah Kabupaten Buru menegaskan akan memegang teguh prinsip transparansi dan akuntabilitas penuh agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.IMG 20260813 WA0017

Prioritas: Pastikan Gaji PPPK Terbayar Tepat Waktu

Penggunaan dana besar ini telah dipetakan dengan jelas. Prioritas utama sepenuhnya ditujukan untuk kesejahteraan aparatur daerah, khususnya pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

“Berkat kebijakan dan dukungan Bapak Presiden, kami dapat segera melantik dan mengangkat ribuan tenaga PPPK Paruh Waktu secara cepat dan tepat waktu. Ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap nasib tenaga pendidik dan pelayan publik di daerah,” tegas Bupati Ikram.

BACA JUGA  Kriminalisasi Pers vs Mekanisme Hukum: Ketika Laporan Polisi Justru Membungkam Kerja Jurnalistik

Langkah ini disambut lega oleh ribuan tenaga honorer di Buru yang selama ini menanti kepastian status dan penghasilan yang layak.

Selain berdampak langsung bagi kesejahteraan pegawai, suntikan dana ini dinilai mampu menjadi pengungkit perekonomian Kabupaten Buru. Pemerintah daerah menilai aliran anggaran ini berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, antara lain:

-Mengendalikan laju inflasi di wilayah Kabupaten Buru;

-Memelihara dan menjaga daya beli masyarakat;

-Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan merata.

“Kami optimis, melalui kebijakan serta perhatian besar Bapak Presiden, berbagai indikator makro ekonomi di Kabupaten Buru akan tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Bupati Buru menyampaikan doa mewakili seluruh warga masyarakat Tanah Buru untuk Kepala Negara.

“Semoga Presiden Republik Indonesia senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan lahir batin, serta kesuksesan besar dalam memimpin bangsa dan membawa Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju kemajuan yang gemilang. Sekali lagi, terima kasih Bapak Presiden,” pungkasnya.

 

(Rin)