Img 20230513 204120

Proyek Balai PU Bina Marga Cuma Jalan Ditempat

Halteng, RadarTipikor.Com – Proyek dari Kementrian pekerjaan umum dan perumahan Rakyat direktorat jendral Bina Marga Propinsi Maluku Utara kembali disoroti oleh masyarakat, Sabtu 13/5/2023.

Menurut warga masyarakat weda (Abah Mat), selaku masyarakat yang awam tentang proyek ber tanya-tanya kenapa sudah ada alat berat berupa Eksavator tapi belum ada tanda tanda adanya pekerjaan di Lokasi sementara yang kami masyarakat Lihat Langsung di papan Proyek di pasang muka belakang jalan tercantum dengan Jumlah Anggara 5.011.99000000 (Lima Miliyar sebelas juta sembilan Ratus sembilan puluh Ribu Rupiah) dari Anggaran APBN,l yang ditangani oleh PT, SEDERHANA JAYA ABADI dengan masa waktu tiga Ratus hari kalender

“Saya Aba Mat selaku masyarakat yang tinggal di weda kebetulan Lokasi pekerjaan yang di laksanakan di depan kebun saya antara batas kota weda dan desa sidanga sudah Hampir makan waktu 1 bulan mereka datang cuma bikin tempat bascamp untuk para buruh pekerja,” kata Mat

“Kegiatan pekerjaan apa yang mereka dari BINA MARGA dan kontraktor kerjakan ini adalah Anggaran Negara di pungut dari Hasil bayar pajaknya masyarakat,” tambahnya

“Saya selaku masyarakat Weda meminta kepada Satuan intel Polda Maluku Utara dan satuan dari intel Kejati Maluku Utara agar segera turun Lokasi karna ini saya sudah lihat Anggarannya cukup besar tapi pekerjaan belum berjalan, imbuhnya

Jangan sampai, kata Mat, Ada oknum oknum yang mau mencari keuntungan pribadinya Lalu kegiatan infrastruktur untuk kepentingan nya masyarakat banyak tidak ter laksanakan dikarenakan pengawas dari PU Balai yang ada di BINA MARGA cuma datang duduk diam dan terima Gaji Buta

Dikatakan Abah Mat, Kalau begini cara kerjanya lebih baik pemerintah berikan saja anggaran kepada kami masyarakat yang ada disini dan biarkan kami yang kerja kami masyarakat berusaha semaksimal mungkin membuat desa kami jadi lebih baik dari pada dari dinas instansi kementrian PU Balai dan sudah ada kontraktor tapi cuma hanya mengulur waktu saja, pungkas Mat. (Dodi)