Begini tanggapan abdullah H abbas terduga penjual bbm bersubsidi “KASIAN SAYA CUMAN RAKYAT KECIL BERJUANG UNTUK ANAK SAYA”

Kapolda maluku utara Irjen Pol, MIDI siswoko.S.I.K.,,,di minta harus tegas di setiap polres dan polsek yang ada di seluruh wilayah maluku utara salah satu contoh di wilayah Halmahera barat dan Halmahera tengah, sudah tidak asing lagi di kalangan pandangan umum masyarakat yang lihat langsung begitu banyak nya Bahan bakar minyak ber subsidi yang sering di perdagangan kan dari masyarakat kecil bahkan ada juga oknum oknum ter tentu

 

 

Seperti yang dialami oleh Abdullah haji Abas yang BBM nya di duga di tangkap oleh anggota polres halteng ber inisal IL dan RN, pada 19 januari 2024, Abdullah haji abas pun akui “saya bawa minyak ber subsidi karna demi anak anak saya yang masih duduk di bangku sekolah saya bawa bukan untuk jual di perusahan tapi saya jual di anak kost kostan karna seluruh anak kost kostan memakai minyak tanah untuk mereka pakai di kompor mereka memasak se hari hari dan saya bawa minyak belum lama baru beberapa bulan saja kasihan saya hanya mencari uang tambahan agar bisa mencukupi biaya anak anak saya yang lagi duduk di bangku sekolah bahkan ada yang masih duduk di bangku kuliah harus nya” pemerintah berikan saya waktu dan kesempatan karna saya awam soal aturan Hukum seperti apa kalau memang minyak tanah yang saya bawa itu ilegal kenapa tidak melarang saya dari semenjak beberapa bulan yang lalu dan juga minyak tanah itu tidak menentu kadang lebih kadang juga sedikit karna minyak tanah saya tidak ambil langsung di kapal saya juga beli di orang lain saya kumpul kumpul baru saya bawa datang jual, tapi banyak yang saya liat ada oknum oknum anggota yang bahkan cuma orang orang suruhan dari oknum oknum yang ter tentu bensin dan minyak tanah sampai dengan tiga empat mobil jumlah nya bahkan melebihi dari saya mereka hampir tiap minggu dan setiap bulan ada yang dari tobelo bahakan ada juga yang selalu rutin dari tobelo langsung ke weda ada ke lelilef sawai woe bulen desa gemaf sagea ada juga sampai ke kecamatan patani bahkan ada juga solar ber subsidi yang dari kecamatan patani sampai ke desa desa lingkar pertambangan sampai ke kota weda, imbuhnya

 

Kalau pun mau oprasi tangkap tangan minyak bersubsidi saya minta kepada bapak kapolda maluku utara kasian saya ini cuma rakyat kecil berjuang demi anak anak saya yang sementara duduk di bangku sekolah kalau saya di persulit di ancam dengan pasal pasal kurungan badan siapa yang mau bayar biaya anak anak saya yang lagi sekolah dan juga sementara duduk di bangku kuliah tapi mereka para pengusaha BBM, dari bensin minyak tanah sampai solar

 

Kenapa mereka cuma di biar kan begitu saja dan pasal pasal apa kah yang di sangka kan terhadap mereka sedang kan saya cuma beli minyak dan jual kembali ke masyarakat cuma cari ke untungan asal kan bisa cukup untuk membayar biaya anak anak saya sekolah sedang kan mereka jual solar di perusahan perusahan tidak di tangkap cuma di biar kan begitu saja bahakan ada yang datang pakai kapal mobil sandar langsung bawa ke perusahan.

 

 

Ketika pihak media konfirmasi langsung lewat via Handphone kepada ke kasih humas polres kasie humas polres halteng pun kata kan silah kan kalau anda muat kasih naik berita memang itu ada nya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Dodi