IMG-20211022-WA0004

Diduga Ada Cukong Besar Dibalik Aktifitas Rendaman di PETI Gunung Botak

Maluku, Namlea Radar Tipikor.com. – Diduga maraknya rendaman di gunung botak,bada cukong-cukong besar yang mendanai aktifitas tersebut dengan cara memberikan mendanai para pelaku di lapangan guna melakukan aktifitas rendaman tambang mas di gunung botak

Sumber media ini menyebutkan, dalam kegiatan tersebut diduga adanya oknum-oknum masyarakat yang didanai oleh para cukong-cukong

Bahkan kata dia, cukong-cukong pernah menjadi target operasi Dirkrimsus Polda Maluku di tahun 2018 lalu, kini telah kembali ke pulau buru dan berdiam diri dibeberapa tempat yakni, desa persiapan wamsait, Desa Debowae (unit 18) dan Desa Barbulu unit 17. Juga ada di beberapa desa lain-nya di Kabupaten Buru

Nama-nama para pendana rendaman tersebut inisial,
1-daeng (JG)(toko mas palu unit18)
2.(Hj.G) (Jalur B Wamsait)
3- (MB) (Kaiely)
4-(HB)
5-(SB) ( Unit18)
6-(AB) (Wamsait)
7-(AI) Unit 17
8-(TK) (Unit 18)
9-(BB) ( Unit 18).
10-(MYO) (Unit 17)
11-(KB)
12- (JB) (penyuplai dana
dan Masih banyak lagi yang belum dicantumkan nama-namanya

Cara kerja para cukong-cukong tersebut adalah membagi-bagikan anggaran kapada pekerja untuk membeli matrial pasir kemudian diolah menggunakan bahan kimia berupa sianida di beberapa tempat.

Kegiatan rendaman yang berada di berbagai tempat tersebut bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan. Para pelaku ini melakukan kegiatan di bibir sungai ada juga yang berada didalam pemukiman warga sekitar desa persiapan wamsait.

Dari hasil pantauan media ini seharusnya kegiatan tersebut berada pada satu tempat yang jauh dari pemukiman warga sehingga tidak mencemarkan lingkungan serta flora dan Fauna

Temuan wartawan media ini, hasil tersebut berupa emas dari pengolahan itu diserahkan oleh pekerja kepada cukong-cukong tersebut yang selama ini bertindak sebagai penada guna di kirim ke daerah Makasar melalui beberapa jalur yang selama ini mereka lalui

Anehnya pengiriman puluhan kilo emas ke Makasar dan beberapa tempat lainnya selama ini tidak bisa terungkap dan selalu lancar dan tanpa tersentuh Hukum.

Reporter(Fer/*)